Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Makin Dongkol, Joe Biden Dilaporkan Panggil Nama PM Israel Netanyahu dengan Kata Umpatan

Joe Biden dilaporkan menggunakan kata umpatan untuk menyebut Benjamin Netanyahu.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Febri Prasetyo
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Makin Dongkol, Joe Biden Dilaporkan Panggil Nama PM Israel Netanyahu dengan Kata Umpatan
AFP
Presiden AS Joe Biden (kiri) dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. 

TRIBUNNEWS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dilaporkan memanggil atau menyebut nama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan kata-kata umpatan atau makian.

Biden bahkan dikabarkan sudah tiga kali menyebut Netanyahu dengan kata-kata seperti itu dalam tiga acara privat.

Hal itu disampaikan oleh orang kepercayaan Biden.

Kepada NBC News, salah satu “orang dalam” berkata bahwa bahwa Biden sudah tidak bisa menoleransi sikap Netanyahu.

Hingga kini Biden belum mengubah kebijakannya tentang Israel meski dilaporkan frustrasi atas penolakan Netanyahu perihal usul mengenai konflik di Jalur Gaza.

“Dia merasa bahwa hal ini sudah tidak bisa ditoleransi. Ini harus dihentikan,” kata salah satu narasumber dikutip dari Russia Today.

Menurut narasumber itu, Biden mengeluh dan mengatakan bahwa Netanyahu “mencerca” dia dengan menolak usulan gencatan senjata di Gaza.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, Biden juga marah karena Netanyahu menolak “kesepakatan bagus” yang disodorkan kepadanya.

Dalam acara penggalangan dana, Biden dilaporkan berkata, “Belakangan ini dia (Netanyahu) sangat mengganggu saya.”

Meski demikian, Biden menegaskan bahwa dia masih seorang “Zionis” yang meyakini Hamas harus dihancurkan dan Israel harus dilindungi.

Sementara itu, pekan lalu Politico jug melaporkan bahwa Biden menyebut Netanyahu dengan kata-kata umpatan yang kurang lebih artinya adalah “orang yang sangat jahat”.

Baca juga: Tiongkok Desak Israel Hentikan Invasi di Rafah, PBB Serukan Agar Tel Aviv Pikirkan Warga Sipil

Namun, hal itu dibantah oleh Andrew Bates yang menjadi juru bicara Biden.

Kata narasumber NBC News, Biden menganggap sikap yang “terlalu kasar kepada Netanyahu secara terang-terangan” malah akan “kontraproduktif”.

Sementara itu, serangan Israel ke Gaza telah berlangsung selama empat bulan. Serangan tersebut membuat lebih dari 85 persen warga Gaza menjadi pengungsi.

Kini ada lebih dari satu juta warga Palestina yang tinggal berdesak-desakan di tenda-tenda pengungsian di Kota Rafah.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas