Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Qatar: Hamas Terima Obat untuk Sandera di Gaza Sesuai Perjanjian dengan Israel

Qatar: Hamas menerima bantuan medis untuk sandera Israel di Jalur Gaza sesuai perjanjian dengan Israel yang dimediasi di Paris beberapa minggu lalu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Qatar: Hamas Terima Obat untuk Sandera di Gaza Sesuai Perjanjian dengan Israel
X
Majid Al-Ansari, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar. --- Qatar mengatakan Hamas telah menerima bantuan obat untuk para sandera sesuai kesepakatan dengan Israel. 

TRIBUNNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majid Al-Ansari, mengatakan pihaknya telah mengirim bantuan kepada Hamas yang akan diberikan kepada sandera di Jalur Gaza.

"Qatar menerima jaminan dari gerakan Hamas bahwa mereka akan menerima pengiriman obat-obatan dan mulai mengirimkannya kepada penerima manfaat dari para tahanan di Jalur Gaza, dalam implementasi perjanjian Hamas-Israel yang dimediasi oleh Qatar di Prancis," katanya kepada Kantor Berita Qatar (QNA), Selasa (20/2/2024) malam.

Al-Ansari menjelaskan, Qatar menerima jaminan ini sebagai mediator dalam perjanjian tersebut.

Qatar memfasilitasi pengiriman obat-obatan dan pengiriman bantuan kemanusiaan kepada warga sipil di Gaza, terutama di daerah yang paling terkena dampak dan rusak, dengan imbalan pengiriman obat-obatan yang dibutuhkan oleh para sandera di Jalur Gaza.

"Kami menekankan kelanjutan mediasi Qatar di berbagai bidang, dengan mitra regional dan internasional, terutama dalam pertukaran tahanan, aspek kemanusiaan, dan evakuasi medis dalam kerangka upaya Qatar untuk mengakhiri perang," tambahnya.

Sementara itu, kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menanggapi pernyataan Qatar itu.

“Israel akan memeriksa kredibilitas pernyataan tersebut dan akan terus berupaya demi keselamatan warga kami," kata kantor tersebut, Rabu (21/2/2024).

Rekomendasi Untuk Anda

Kemarin, Majid Al-Ansari menolak pernyataan Netanyahu bahwa Qatar perlu menekan Hamas untuk membebaskan sandera dan Qatar harus berkomitmen sebagai mediator antara Hamas-Israel.

"Komunikasi antara semua pihak terus berlanjut, dan pernyataan Netanyahu tidak akan mempengaruhi peran Qatar dalam mediasi,” katanya dalam pernyataannya, Selasa, dikutip dari Maan.

Qatar juga mengupayakan untuk meningkatkan bantuan masuk ke Jalur Gaza dengan mengirimkan pesawat Qatar ke Al-Arish yang membawa 20 ton bantuan.

Majid Al-Ansari membenarkan kedatangan sejumlah warga Palestina yang terluka ke Doha yang berasal dari Jalur Gaza.

Baca juga: Qatar Kecam Israel karena Memperpanjang Perang, Begini Kata Menlu Qatar Mengeritik Netanyahu

Ia juga mendorong agar lebih banyak bantuan kemanusiaan yang masuk ke Jalur Gaza.

"Kami selalu menuntut agar bantuan harus menjangkau seluruh wilayah Jalur Gaza," lanjutnya.

Qatar memainkan peran penting sebagai mediator dalam negosiasi antara Hamas dan Israel, yang sebelumnya mencapai kesepakatan pertukaran sandera pada November 2023.

Hamas Palestina vs Israel

Segera setelah gerakan perlawanan Palestina, Hamas, meluncurkan Operasi Banjir Al-Aqsa untuk melawan pendudukan Israel dan kekerasan di Al-Aqsa pada Sabtu (7/10/2023), Israel mulai membombardir Jalur Gaza.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas