Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Analisis Kekuatan Militer Rusia Vs Ukraina Jelang Peringatan 2 Tahun Pertempuran

Ini penjelasan analisis mengenai kekuatan militer Rusia dan Ukraina, menjelang peringatan dua tahun invasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Analisis Kekuatan Militer Rusia Vs Ukraina Jelang Peringatan 2 Tahun Pertempuran
BRENDAN SMIALOWSKI, MIKHAIL METZEL / AFP / SPUTNIK
Kombinasi gambar file yang dibuat pada 13 Februari 2023 ini memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) saat konferensi pers dengan Presiden AS di Gedung Putih, di Washington pada 21 Desember 2022 dan Presiden Rusia Vladimir Putin saat pertemuan Dewan Kepresidenan untuk Sains dan Pendidikan melalui tautan video di Kremlin di Moskow pada 8 Februari 2023. - Ini penjelasan analisis mengenai kekuatan militer Rusia dan Ukraina, menjelang peringatan dua tahun invasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Ini penjelasan analisis mengenai kekuatan militer Rusia dan Ukraina, menjelang peringatan dua tahun invasi.

Sudah dua tahun Ukraina melawan Rusia, membebaskan wilayahnya dan memukul mundur pasukan Rusia.

Sayangnya, pasokan senjata, taktik militer dan banyak lainnya yang digembor-gemborkan tahun lalu, tidak membuahkan banyak hasil nyata.

Serangan balasan Ukraina telah berubah menjadi peperangan yang lambat.

Kualitas tentara Rusia mungkin dipertanyakan, namun mereka masih mampu menghalangi kemajuan Ukraina.

Meski begitu, perpaduan persenjataan baru dan lama telah mengubah dinamika medan perang.

Beberapa taktik baru sedang dikembangkan dan sistem persenjataan yang sukses telah diterapkan seiring dengan penggunaan taktik lama, seperti tank.

Rekomendasi Untuk Anda

Terlepas dari semua inovasi abad ke-21, medan perang di Ukraina selatan mulai mengalami dinamika Perang Dunia I yang menakutkan.

Dilansir Al Jazeera, seorang jenderal dari satu abad yang lalu tidak akan kesulitan memahami betapa brutalnya konflik ini.

Dikedua belah pihak, drone telah menjadi bagian integral dari kedua pihak dalam perang ini.

Drone kecil milik Ukraina digunakan untuk menjatuhkan granat ke posisi Rusia, sehingga melemahkan semangat pasukan yang terjebak di parit dan lubang perlindungan.

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-729, Zelensky Ngemis Bantuan Lagi ke Kongres AS

"Kedua pihak yang bersaing telah menyadari manfaat tidak hanya dari drone pengintai, tetapi juga drone jarak jauh yang dapat digunakan untuk menyerang sasaran berharga jauh di belakang garis musuh," papar laporan Al Jazeera.

Rusia telah menggunakan ratusan drone Shahed-136 yang diimpor Iran sebagai rudal jelajah murah.

Meski terbang lambat, Shahed-136 berfungsi melemahkan pertahanan udara Ukraina, menghabiskan persediaan rudal Ukraina karena kombinasi serangan drone, kapal pesiar, dan rudal balistik terus mengikis kemampuan Ukraina untuk mempertahankan diri.

Ukraina merencanakan produksi massal drone yang dapat menghancurkan target hingga 1.000 km (620 mil) jauhnya, yang secara teoritis mampu menjangkau Moskow dan St Petersburg.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas