Perundingan Gencatan Senjata Israel-Hamas Dilaporkan Berlanjut di Kairo
Negosiasi untuk mencapai gencatan senjata antara Hamas dan Israel akan dilanjutkan di Kairo pada hari Minggu, kata dua sumber keamanan Mesir.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Febri Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM - Perundingan gencatan senjata antara Israel-Hamas akan dilanjutkan di Kairo pada hari Minggu (3/3/2024), kata dua sumber keamanan Mesir pada hari Sabtu, The New Arab melaporkan.
Meski begitu, sebuah media berita Israel melaporkan bahwa Israel tidak akan mengirim delegasi sampai mereka mendapatkan daftar lengkap sandera Israel yang masih hidup.
Presiden Amerika Joe Biden mengatakan dia berharap gencatan senjata akan terjadi pada saat bulan puasa Ramadan, yang diperkirakan dimulai pada 10 Maret.
Belum ada komentar langsung dari Israel atau kelompok Palestina Hamas, yang telah melakukan negosiasi melalui mediator termasuk Mesir dan Qatar.
Tekanan internasional untuk gencatan senjata semakin meningkat.
Lebih dari 30.000 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza, sebagian besar warga sipil menurut otoritas kesehatan Gaza.
PBB memperingatkan bahwa seperempat penduduknya tinggal selangkah lagi menuju kelaparan.
Israel bersumpah untuk memusnahkan Hamas, melancarkan serangan sebagai tanggapan atas serangan 7 Oktober di Israel selatan, yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel dan 253 lainnya diculik, menurut penghitungan Israel.
Hamas mengatakan serangan itu terjadi sebagai respons atas agresi Israel selama beberapa dekade terakhir.
Sumber-sumber Mesir mengatakan bahwa insiden pada hari Kamis ketika lebih dari 100 warga Palestina yang mengantre bantuan terbunuh oleh tembakan Israel tidak memperlambat perundingan, namun malah mendorong para perunding untuk segera mempertahankan kemajuan.
Israel menyebut orang yang berkerumun di sekitar truk bantuan terinjak atau tertabrak, namun tidak memberikan bukti atas klaim tersebut.
Baca juga: Hamas Minta Rusia Jadi Mediator Utama Gencatan Senjata Buat Imbangi Israel dan AS
Israel Meminta Daftar Tawanan
Sumber-sumber Mesir mengatakan kedua belah pihak telah menyepakati jangka waktu gencatan senjata di Gaza, serta pembebasan sandera dan tahanan.
Sumber itu menambahkan bahwa penyelesaian kesepakatan masih memerlukan kesepakatan mengenai penarikan pasukan Israel dari Gaza utara dan pemulangan penduduknya.
Namun berita Ynet Israel, mengutip seorang pejabat senior yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa Israel tidak akan mengirimkan delegasi ke perundingan di Kairo sampai mereka menerima daftar lengkap sandera yang ditahan di Gaza dan yang masih hidup.
Pada hari Jumat, Hamas mengatakan serangan Israel telah menewaskan tujuh sandera.
Baca tanpa iklan