Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Frustasi Hadapi Netanyahu, Perwira Israel dari Tim Negosiasi Memilih Mundur

Perwira Israel Nitzan Alon frustasi menghadapi Netanyahu. Ia memilih mengundurkan diri dari tim negosiasi yang membahas gencatan senjata dengan Hamas.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Frustasi Hadapi Netanyahu, Perwira Israel dari Tim Negosiasi Memilih Mundur
Kolase Tribunnews/X/AFP
Mayor Jenderal Nitzan Alon (kiri) dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan). Nitzan Alon memilih mundur dari tim negosiasi karena frustasi hadapi Netanyahu. 

Hal ini secara tidak langsung mengulur kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas untuk membebaskan sandera di Jalur Gaza dan tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majid Al-Ansari, mengatakan dalam konferensi pers di Doha, Qatar, bahwa negosiasi antara Israel dan Hamas masih berjalan alot.

“Kami belum mencapai kesepakatan, dan ini berarti bahwa kami tidak melihat kedua belah pihak menyetujui bahasa yang dapat menyelesaikan perselisihan saat ini mengenai penerapan perjanjian. perjanjian," katanya, Selasa (12/3/2024), dikutip dari Al Mayadeen.

Hamas Palestina vs Israel

Israel memperkirakan, masih ada kurang lebih 136 sandera yang ditahan Hamas di Jalur Gaza, setelah pertukaran 105 sandera dengan 240 tahanan Palestina pada akhir November 2023.

Sementara itu, ada lebih dari 8.000 warga Palestina yang berada di penjara-penjara Israel, menurut laporan The Guardian pada Desember 2023 lalu.

Sebelumnya, Israel mulai membombardir Jalur Gaza setelah gerakan perlawanan Palestina, Hamas, meluncurkan Operasi Banjir Al-Aqsa untuk melawan pendudukan Israel dan kekerasan di Al-Aqsa pada Sabtu (7/10/2023).

Jumlah kematian warga Palestina di Jalur Gaza mencapai 31.184 jiwa dan 72.889 lainnya terluka sejak Sabtu (7/10/2023) hingga Senin (11/3/2024), 1.147 kematian di wilayah Israel, dan 375 kematian warga Palestina di Tepi Barat hingga Selasa (30/1/2024), dikutip dari Xinhua News.

Rekomendasi Untuk Anda

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Berita lain terkait Konflik Palestina vs Israel

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas