Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Takut Harga Naik, AS Minta Ukraina Setop Serang Pabrik Migas Rusia, Zelensky Tak Peduli

Zelensky tidak peduli dengan permintaan AS agar Ukraina berhenti menyerang pabrik migas Rusia karena takut harga migas mentah naik.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Takut Harga Naik, AS Minta Ukraina Setop Serang Pabrik Migas Rusia, Zelensky Tak Peduli
SAUL LOEB / AFP
Presiden AS Joe Biden menyambut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Serambi Selatan Gedung Putih di Washington, DC, pada 21 September 2023. -- Zelensky tidak peduli dengan permintaan AS agar Ukraina tidak menyerang pabrik migas Rusia. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengonfirmasi laporan media pekan lalu bahwa Amerika Serikat (AS) mendesaknya untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur minyak dan gas Rusia.

Ia membenarkan bahwa AS memintanya berhenti menargetkan kilang minyak Rusia dengan drone.

Namun, Zelensky tidak peduli dan akan terus melakukannya kecuali AS memasok senjata yang lebih banyak dan lebih baik kepada Ukraina.

"Reaksi AS tidak positif terhadap hal ini,” kata Zelensky kepada kolumnis Washington Post, David Ignatius, Jumat (29/3/2024).

Zelensky mendesak Kongres AS untuk menyetujui paket bantuan senilai $61 miliar agar Ukraina tidak perlu menyerang wilayah Rusia.

Menurutnya, Ukraina melakukannya dengan menggunakan drone mereka sendiri dan AS tidak berhak melarang.

“Kami menggunakan drone kami. Tidak ada yang bisa mengatakan kepada kami: Anda tidak bisa melakukannya,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal ini bertentangan dengan klaim AS yang mengatakan mereka memiliki kendali atas penggunaan senjata yang dipasoknya ke Ukraina.

Sementara itu pada awal Maret ini, serangan drone Ukraina terhadap beberapa fasilitas minyak Rusia semakin intens.

Zelensky mengklaim serangan tersebut memberikan pukulan simbolis dengan mendekatkan perang ke wilayah Rusia dan mengganggu aliran bahan bakar ke militer Rusia di garis depan.

Setelah Rusia merespons dengan menargetkan pembangkit listrik di seluruh Ukraina, Zelensky mengubah sikapnya.

Baca juga: Presiden Zelensky Akhirnya Bicara Negosiasi dengan Rusia

Dia mengatakan bahwa serangan di Rusia adalah bentuk pencegahan karena Ukraina kehabisan rudal untuk pertahanan udara yang disediakan oleh Barat.

Menurutnya, hal itu bisa membantu untuk melemahkan Rusia ketika Ukraina belum mendapat bantuan pertahanan udara.

“Jika tidak ada pertahanan udara untuk melindungi sistem energi kita, dan Rusia menyerangnya, pertanyaan saya adalah: Mengapa kita tidak bisa menjawabnya? Masyarakat mereka (Rusia) harus belajar hidup tanpa bensin, tanpa solar, tanpa listrik. … Ini adil,” kata Presiden Ukraina itu.

Menurut David Ignatius, Zelensky merasa dia tidak punya pilihan selain menyerang balik melintasi perbatasan Rusia.

Zelensky Minta Tambahan Bantuan Militer

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas