Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kondisi PM Israel Benjamin Netanyahu Pasca Jalani Operasi Hernia, Prosedur Kedua Sejak Tahun 2013

Operasi hernia yang dilakukan Benjamin Netanyahu telah berlalu tanpa masalah, menurut kantor Perdana Menteri Israel.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Bobby Wiratama
zoom-in Kondisi PM Israel Benjamin Netanyahu Pasca Jalani Operasi Hernia, Prosedur Kedua Sejak Tahun 2013
Times of Israel
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggelar konferensi pers di kantornya di Yerusalem, 31 Maret 2024. 

TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (74) telah melalui operasi hernia dengan sukses, ujar kantornya pada Senin (1/4/2024), DW melaporkan.

Kantor perdana menteri menyebut, Netanyahu dalam kondisi baik dan mulai tahap pemulihan.

Operasi hernia itu dilakukan pada Minggu (31/3/2024) malam.

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Kehakiman Yariv Levin menggantikan tugas Netanyahu saat perdana menteri istirahat dari tugasnya.

Hernia ditemukan saat pemeriksaan rutin

Hernia pada tubuh Netanyahu ditemukan saat ia menjalani pemeriksaan rutin.

Sebelum menjalani operasi, Netanyahu sempat mengadakan konferensi pers.

“Saya yakinkan Anda bahwa saya akan menjalani perawatan ini dengan sukses dan segera kembali beraksi,” katanya kepada wartawan sesaat sebelum prosedur tersebut.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memimpin rapat kabinet mingguan di Kementerian Pertahanan di Tel Aviv pada 7 Januari 2024.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memimpin rapat kabinet mingguan di Kementerian Pertahanan di Tel Aviv pada 7 Januari 2024. (RONEN ZVULUN / POOL / AFP)
Rekomendasi Untuk Anda

Netanyahu pernah menjalani operasi serupa pada Agustus 2013 lalu, USA Today melaporkan.

Sebelumnya pada bulan Juli 2023, Netanyahu menjalani operasi penanaman alat pacu jantung.

Pada saat itu, Israel berada di tengah-tengah krisis domestik terburuk dalam beberapa dekade.

Saat itu protes meluas karena rencana perombakan peradilan pemerintahan sayap kanan Netanyahu.

Baca juga: Netanyahu Derita Hernia, Jalani Operasi Turun Berok Hari Ini, Tugas PM Israel Diambil Alih Menteri

Aksi Protes Terhadap Netanyahu

Di saat yang bersamaan dengan operasi yang dijalani Netanyahu, puluhan ribu warga Israel memadati pusat Yerusalem dalam protes anti-pemerintah terbesar sejak perang meletus pada 7 Oktober lalu.

Dilansir Associated Press, para pengunjuk rasa mendesak pemerintah untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata untuk membebaskan puluhan sandera yang ditahan di Gaza dan mengadakan pemilihan umum dini.

Konflik yang terjadi selama hampir enam bulan telah memicu perpecahan dalam kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, meskipun sebagian besar negara tersebut masih mendukung perang.

Netanyahu berjanji untuk menghancurkan Hamas dan memulangkan semua sandera, namun tujuan tersebut masih belum tercapai.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas