Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dukungan Publik di Israel Terhadap Pemerintahan Benjamin Netanyahu Menurun, Hasil Jajak Pendapat

Dukungan publik di Israel terhadap pemerintahan Netanyahu menurun, hasil Jajak Pendapat.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Muhammad Barir
zoom-in Dukungan Publik di Israel Terhadap Pemerintahan Benjamin Netanyahu Menurun, Hasil Jajak Pendapat
AFP/AHMAD GHARABLI
Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan saat melakukan protes terhadap pemerintah Israel dan menuntut pembebasan sandera yang ditahan oleh gerakan Hamas Palestina di Jalur Gaza sejak serangan 7 Oktober, di Yerusalem pada 31 Maret 2024. (Photo by AHMAD GHARABLI / AFP) 

Dukungan Publik di Israel Terhadap Pemerintahan Benjamin Netanyahu Menurun, Hasil Jajak Pendapat

TRIBUNNEWS.COM- Dukungan publik di Israel terhadap pemerintahan Netanyahu menurun, hasil Jajak Pendapat.

Sebuah jajak pendapat yang diterbitkan pada hari Jumat oleh harian Israel Maariv menyoroti penurunan yang konsisten dalam popularitas Partai Likud, yang dipimpin oleh Benjamin Netanyahu.

Derupa dengan jajak pendapat sebelumnya yang dilakukan setelah 7 Oktober 2023, tanggal dimulainya perang dahsyat di Gaza.

Jajak pendapat terbaru, yang dilakukan oleh Lazar Institute terhadap sampel acak 528 warga Israel.

Dengan perkiraan tingkat kesalahan 4,4 persen, menunjukkan bahwa jika pemilu diadakan hari ini, Partai Persatuan Nasional akan mendapatkan 32 kursi di Knesset yang memiliki 120 kursi, naik dari saat ini. 12 kursi.

Ketika Israel terus melakukan serangan gencar di Jalur Gaza, popularitas partai Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terus menurun.

Rekomendasi Untuk Anda

Jajak pendapat baru-baru ini mendukung Partai Persatuan Nasional yang dipimpin oleh Benny Gantz untuk mengambil alih Knesset, atau parlemen israel.

Sebuah jajak pendapat yang diterbitkan pada hari Jumat oleh harian Israel Maariv menyoroti penurunan yang konsisten dalam popularitas Partai Likud, yang dipimpin oleh Netanyahu, serupa dengan jajak pendapat sebelumnya yang dilakukan setelah 7 Oktober 2023, tanggal dimulainya perang dahsyat di Gaza.

Jajak pendapat terbaru, yang dilakukan oleh Lazar Institute terhadap sampel acak 528 warga Israel dengan perkiraan tingkat kesalahan 4,4%.

Menunjukkan bahwa jika pemilu diadakan hari ini, Partai Persatuan Nasional akan mendapatkan 32 kursi di Knesset yang memiliki 120 kursi, naik dari saat ini 12 kursi.

Sebaliknya, jajak pendapat menunjukkan bahwa Partai Likud hanya akan memperoleh 17 kursi, turun dari 32 kursi di parlemen saat ini.

Partai oposisi Yesh Atid yang dipimpin oleh pemimpin oposisi Yair Lapid akan memperoleh 15 kursi, kata jajak pendapat tersebut.

Sementara itu, partai oposisi Harapan Baru pimpinan Gideon Sa'ar yang mundur dari partai Persatuan Nasional akan memperoleh empat kursi.

Jajak pendapat menunjukkan kelompok yang mendukung Netanyahu akan memperoleh 44 kursi, sedangkan kelompok yang menentangnya akan memperoleh 66 kursi.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas