Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Benjamin Netanyahu Klaim Tidak Menyetujui Operasi Pembunuhan 3 Putra Ismael Haniyeh

Tiga putra pemimpin Hamas Ismail Haniyeh tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Rabu (10/4/2024) waktu setempat. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Benjamin Netanyahu Klaim Tidak Menyetujui Operasi Pembunuhan 3 Putra Ismael Haniyeh
Tangkap Layar JN
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak menyetujui serangan udara yang tewaskan putra Ismail Haniye. 

Lebih dari 33.000 warga Palestina telah terbunuh sejak serangan Israel dimulai, menurut Kementerian Kesehatan Gaza, dengan sebagian besar dari 2,3 juta penduduknya mengungsi dan sebagian besar wilayah kantong tersebut terbengkalai.

Israel menarik kembali sebagian besar pasukan darat dari Gaza selatan minggu ini setelah berbulan-bulan pertempuran, namun masih mengatakan pihaknya berencana melancarkan serangan terhadap Rafah, di perbatasan selatan Gaza dengan Mesir, tempat lebih dari separuh warga Gaza kini berlindung.

Netanyahu mengatakan warga sipil akan dievakuasi dari Rafah sebelum pasukan Israel mengejar batalyon Hamas yang tersisa di sana, namun janji tersebut tidak banyak meredakan kekhawatiran internasional.

Perang dimulai ketika Hamas memimpin serangan ke Israel selatan, yang menewaskan 1.200 orang dan 253 orang disandera.

Sekitar 130 orang masih ditahan tanpa komunikasi di Gaza, kata Israel.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas