Afrika: Mobilitas Elektrik Menunggu Transformasi di Eropa
Afrika mengawali era mobilitas elektrik lewat moda bersahaja, kendaraan roda dua. Diyakini, elektrifikasi transportasi di Afrika pada…
Tingginya jumlah mobil bekas bertolak belakang dengan batasan usia impor di banyak negara Afrika. Kenya, contohnya, hanya mengizinkan mobil berumur maksimal delapan tahun. Sementara Uganda menetapkan batas 15 tahun. Di Ruanda, pemerintah bahkan tidak memiliki batas usia mobil impor.
Menurut studi UNEP, ragam regulasi menyimpulkan rata-rata usia mobil yang lebih tua di Afrika. Masalahnya menjadi pelik, karena mesin lawas cendrung boros bahan bakar dan dengan begitu padat emisi, seperti kendaraan di Kenya yang mencatatkan tingkat konsumsi bahan bakar seperempat lebih tinggi.
Larangan impor bukan solusi
Di Ghana, pemerintah memperketat persyaratan impor pada tahun 2020: Selain batas usia maksimal sepuluh tahun, kendaraan bekas kecelakaan juga tidak diizinkan lagi untuk diimpor. Pembatasan itu dipadu dengan pembebasan bea masuk bagi mobil baru atau suku cadang kendaraan produksi dalam negeri. "Pemerintah yakin kebijakan ini akan menurunkan harga mobil baru sehingga masyarakat bisa membeli kendaraan baru dibandingkan mobil bekas,” kata Ayetor.
Peneliti Universitas Oxford, Inggris, Festival Boateng mendukung terobosan di Ghana: "Jika Anda melarang impor mobil bekas, ketika konsumen tidak punya uang lebih untuk membeli mobil baru, permintaan akan bergeser ke pasar gelap, karena mereka tetap membutuhkan kendaraan," kata dia dalam wawancara dengan DW.
Cepat atau lambat, pilihan mobil bekas di Afrika juga akan beralih ke mobil elektrik, karena diimpor dari Eropa yang sudah melarang produksi mobil berbahan bakar fosil mulai tahun 2035.
"Kami tidak berasumsi bahwa Eropa atau Amerika akan bisa segera mencapai target elektrifikasi semua sistem transportasi,” kata Godwin Ayetor, yang juga mengetuai Komite Teknis Standar Kendaraan di Ghana. "Tapi menurut saya kami harus mempersiapkan diri. Dan isu mobil bekas akan tetap dominan di masa depan.”
rzn/hp

Baca tanpa iklan