Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Grup A - Matchday 1
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Iran Lancarkan Serangan ke Israel, Orang-Orang Borong Persediaan Makanan dan Berlindung di Bunker

Akibat serangan Iran ke Israel, orang-orang memborong persediaan air dan makanan serta berlindung ke bunker.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Iran Lancarkan Serangan ke Israel, Orang-Orang Borong Persediaan Makanan dan Berlindung di Bunker
X/Kan News
Pasukan Pertahanan Israel menangkis serangan drone dan rudal Iran pada Sabtu malam. Akibat serangan Iran ke Israel, orang-orang memborong persediaan air dan makanan serta berlindung ke bunker. 

TRIBUNNEWS.COM - Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke Israel pada Minggu (14/4/2024) dini hari.

Akibat serangan tersebut, orang-orang yang bertempat tinggal di Yerusalem memborong persediaan air dan makanan serta berlindung ke bunker.

“Seperti yang Anda lihat, tempat itu kosong, semua orang berlarian pulang,” kata Eliyahu Barakat, seorang pemilik toko kelontong berusia 49 tahun di lingkungan Mamilla, Yerusalem, dilansir Times of Israel.

IDF menyebut Iran meluncurkan lebih dari 200 proyektil ke Israel, termasuk puluhan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone.

Juru Bicara IDF, Laksamana Muda Daniel Hagari, memperingatkan orang-orang supaya bersiap mencari perlindungan.

“Saya mengingatkan Anda bahwa dari mana pun ancaman diluncurkan, ketika alarm berbunyi Anda harus masuk ke tempat penampungan dan menunggu di sana setidaknya selama 10 menit,” kata Hagari.

Komando Front Dalam Negeri IDF kemudian mengumumkan bahwa orang-orang tidak perlu lagi tinggal di area bunker.

Rekomendasi Untuk Anda

Ini mengindikasikan bahwa untuk saat ini serangan telah berakhir.

Namun, pembatasan pertemuan dan pembatalan semua kegiatan pendidikan atau sekolah tetap berlaku seperti yang diumumkan pada hari Sabtu (13/4/2024).

Michael Uzan, seorang dokter gigi berusia 52 tahun, mengatakan keluarganya berkumpul di rumah mertuanya.

Mereka mengikuti instruksi pemerintah, membeli makanan yang tidak mudah rusak dan siap menuju ke bunker gedung apartemen.

Baca juga: Mengenal Drone Shahed-136 yang Digunakan Iran untuk Bombardir Israel

Ia memperkirakan kehidupan sehari-hari akan terganggu dalam beberapa hari mendatang.

“Besok tidak ada pekerjaan. Bahkan rapat, semuanya dibatalkan. Untuk anak-anak, sekolah diliburkan."

"Saya punya anak perempuan yang seharusnya mengikuti ujian penting besok, tapi semuanya dibatalkan,” tuturnya kepada AFP.

Orang-orang di Israel utara juga bersiap menghadapi serangan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas