Komandan Iran: Era Tabrak Lari Israel Berakhir, IDF Serapuh Jaring Laba-laba
Komandan Iran Kayumarth Heydari mengatakan era tabrak lari Israel telah berakhir setelah Iran balas serangan Israel di konsulat Iran di Damaskus.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Nuryanti
Iran juga memperingatkan AS agar tidak ikut campur dalam permasalahan Iran dan Israel.
Asisten Menteri Luar Negeri Iran, Ali Bagheri Kani, juga mengancam jika Israel membalas serangan balasan Iran maka Iran akan menanggapinya dalam hitungan detik dan tidak akan menunggu selama 12 hari lagi untuk merespons, dikutip dari Daily Beirut.
Hubungan Israel dan Iran
Hubungan Israel dan Iran memburuk setelah revolusi Iran pada tahun 1979 yang dipimpin oleh Ayatollah Ruhollah Khomenei.
Revolusi tersebut menumbangkan kekuasaan Syah (Raja) Iran, Mohammad Reza Shah Pahlavi, yang merupakan sekutu Amerika Serikat (AS) dan mitra Israel.
Setelah Iran menerapkan kebijakan anti-Israel, Israel menuduh Iran mendanai front perlawanan seperti Hamas, Jihad Islam Palestina (PIJ), Hizbullah, Houthi di Yaman, kelompok perlawanan Irak, Lebanon, dan Suriah untuk melawan Israel, sebuah tuduhan yang dibantah Iran.
Ketegangan Iran dan Israel baru-baru ini terjadi di tengah perang Israel dan Hamas di Jalur Gaza.
Saat ini, Israel masih melancarkan agresinya di Jalur Gaza setelah operasi Banjir Al-Aqsa yang diluncurkan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Jumlah kematian warga Palestina meningkat menjadi 33.843 jiwa dan 76.575 lainnya terluka sejak Sabtu (7/10/2023) hingga Rabu (17/4/2024), dan 1.147 kematian di wilayah Israel, dikutip dari Xinhua News.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Berita lain terkait Konflik Palestina vs Israel
Baca tanpa iklan