Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Siapa Sosok Pilot yang Ikut Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Presiden Iran?

Berikut sosok pilot dan co-pilot yang ikut tewas dalam kecelakaan helikopter Presiden Iran pada Minggu (19/5/2025).

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Siapa Sosok Pilot yang Ikut Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Presiden Iran?
Media Iran Tabnak
Pilot Kolonel SEED Taher Mostafavi dan Pilot Kolonel Mohsen Daryanush 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut sosok pilot yang ikut tewas dalam kecelakaan helikopter Presiden Iran.

Diketahui, helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi mengalami kecelakaan pada Minggu (19/5/2025).

Helikopter tersebut tidak hanya membawa Raisi, tetapi juga beberapa pejabat lainnya.

Di antaranya, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian, Gubernur Provinsi Azerbaijan Timur, serta beberapa pejabat dan pengawal lainnya.

Media Iran melaporkan, pilot dan co-pilot yang membawa helikopter tersebut yaitu Kolonel SEED Taher Mostavi dan Kolonel Mohsen Daryanosh.

Semua yang berada di helikopter tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh seorang pejabat Iran kepada Reuters.

Rekomendasi Untuk Anda

“Presiden Raisi, menteri luar negeri dan seluruh penumpang helikopter tewas dalam kecelakaan itu,” kata seorang pejabat Iran senior kepada Reuters.

Kronologi Kejadian

Helikopter yang membawa Presiden Iran, dan beberapa pejabat jatuh saat berada di kawasan Hutan Dizmar antara desa Ozi dan Pir Davood.

Saat itu, Presiden Iran dan beberapa pejabat sedang perjalanan pulang dari upacara pembukaan bendungan di perbatasan Iran dengan Azerbaijan.

Kantor Berita Tasnim, yang terkait erat dengan pasukan elit Garda Revolusi, melaporkan bahwa tim penyelamat melihat baling-baling helikopter di sebuah bukit pada Senin pagi (20/5/2024), dikutip dari The Financial Times.

Baca juga: Awan dan Suhu Rendah Disertai Kabut Terjadi saat Helikopter Presiden Iran Jatuh

Sementara itu, Bulan Sabit Merah mengatakan telah mengirimkan 73 tim penyelamat ke lokasi.

Al Jazeera melaporkan 73 tim, termasuk anjing pendeteksi, dilibatkan dalam upaya tersebut, namun kondisi cuaca tetap sulit karena hujan dan kabut mengurangi jarak pandang.

Saat menemukan puing-puing pesawat, tim penyelamat mengatakan helikopter dalam keadaan terbakar habis.

Setelah menemukan puing-puing pesawat, Bulan Sabit Merah melaporkan bahwa tidak ada tanda-tanda penumpang yang masih hidup.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas