Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gerakan Pro-Palestina Desak Taylor Swift Suarakan Solidaritas untuk Gaza

Lewat tagar #SwiftiesForPalestine, gerakan pro-Palestina mendesak Taylor Swift ikut menyuarakan solidaritas untuk Gaza.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Gerakan Pro-Palestina Desak Taylor Swift Suarakan Solidaritas untuk Gaza
AFP/JADE GAO
Foto yang diambil pada 3 Februari 2024 ini menunjukkan penggemar penyanyi AS Taylor Swift di Tiongkok bersorak saat mereka menonton film konser "Taylor Swift: The Eras Tour" di bioskop di Beijing. Sambil melambaikan tongkat cahaya, dan mengenakan gaun berpayet serta gelang persahabatan, penggemar sensasi pop Amerika Taylor Swift di Tiongkok mengubah bioskop Beijing yang biasanya sepi menjadi perayaan riuh penyanyi favorit mereka.- Lewat tagar #SwiftiesForPalestine, gerakan pro-Palestina mendesak Taylor Swift ikut menyuarakan solidaritas untuk Gaza. (Photo by Jade GAO / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Lewat tagar #SwiftiesForPalestine, gerakan pro-Palestina mendesak Taylor Swift ikut menyuarakan solidaritas untuk Gaza.

Beberapa penggemarnya menyerukan agar sang idola memutuskan hubungan dengan raksasa perbankan, Capitol One, yang merupakan sponsor utama turnya di AS.

Sebab diketahui, Capitol One memberikan pinjaman kepada produsen senjata terbesar Israel, Elbit Systems.

Dengan menggunakan tagar #SwiftiesForPalestine, ribuan penggemarnya, yang dikenal sebagai Swifties, mendesak bintang pop tersebut untuk mengutuk perang Israel di Gaza.

Swifties berharap, Taylor Swift mulai membagikan surat terbuka berisi kritik atas perang yang menghancurkan tersebut.

Surat tersebut dari Swifties ini kemudian menjadi viral.

Isinya menyoroti pembantaian di Rafah, di mana 45 warga Palestina, termasuk wanita dan anak-anak, terbunuh ketika serangan udara Israel menghantam tenda perkemahan.

Rekomendasi Untuk Anda

“Komunitas internasional, termasuk banyak tokoh berpengaruh, telah menyerukan keadilan dan perdamaian, namun penderitaan masih terus berlanjut,” terang isi surat tertanggal 29 Mei itu.

“Pengaruh Anda melampaui batas, dan kata-kata Anda memiliki kekuatan untuk menjangkau dan mengaktifkan khalayak luas, termasuk orang-orang yang tidak menyadari betapa parahnya genosida,"

“Berbicara tentang genosida di Palestina tidak hanya konsisten dengan sejarah Anda dalam memberikan advokasi bagi para korban, namun juga dapat mendorong jutaan penggemar Anda untuk belajar dan mengambil tindakan untuk membantu,"

“Dengan menyoroti kebutuhan mendesak warga Palestina, Anda dapat meningkatkan dukungan untuk bantuan kemanusiaan segera. Tindakan terkecil Anda dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam memperkuat permohonan untuk mendesak perubahan nyata,” tambah surat itu.

Baca juga: 8 Fakta Pembantaian di Rafah, Jumlah Korban hingga Komentar PM Benjamin Netanyahu

Selama konser baru-baru ini di Madrid dan Lisbon, beberapa anggota fanbase Swift juga meluncurkan tagar #SwiftiesForPalestine.

Banyak dari mereka yang terlihat hadir, mendesak penyanyi tersebut untuk berbicara mengenai konflik dengan plakat dan bendera Palestina.

Capitol One memulai kemitraan multi-tahun dengan Swift pada 2019 dan bergabung dengan lima kreditor lainnya dalam memberikan pinjaman $500.000 kepada Elbit Systems pada tahun 2021.

Elbit Systems memproduksi 85 persen drone dan peralatan berbasis darat yang digunakan oleh tentara Israel.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas