Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
BBC

Netflix digugat Rp2,7 triliun gara-gara serial Baby Reindeer

Perempuan yang diduga menginspirasi karakter penguntit Martha dalam serial Baby Reindeer menggugat Netflix atas dugaan pencemaran…

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Netflix digugat Rp2,7 triliun gara-gara serial Baby Reindeer
BBC Indonesia
Netflix digugat Rp2,7 triliun gara-gara serial Baby Reindeer 

"Dia berbohong dan mereka berbohong."

Perempuan Skotlandia berusia 58 tahun ini memberikan pernyataannya saat wawancara dengan Piers Morgan, setelah berhasil diidentifikasi secara online oleh para pemirsa serial tersebut yang penasaran dengan identitas perempuan yang menginsipirasi sosok Martha.

Dalam wawancara tersebut, Harvey juga menuduh Gadd "meraup untung dari kesengsaraan saya".

Wawancara Harvey dan Morgan langsung memicu reaksi dari publik.

Stuart Heritage, jurnalis untuk surat kabar Inggris The Guardian, mengatakan bahwa wawancara Morgan "berbau eksploitasi kotor".

Sementara Ryan Coogan menulis di The Independent bahwa "dia [Morgan] tak bisa diharapkan menjadi sensitif, seperti halnya seseorang berharap ikan dapat memanjat pohon".

Ryan kemudian menambahkan: "Morgan bukanlah masalahnya di sini; masalah sebenarnya dari wawancara ini adalah adanya pasar untuknya."

Rekomendasi Untuk Anda

Ed Power menulis di The Telegraph bahwa "percakapan 60 menit bukanlah pertandingan antara Morgan dan Harvey, melainkan sesi tanya jawab yang membosankan."

BBC telah meminta komentar kepada Morgan, namun belum menerima tanggapan.

Dalam sesi wawancara tersebut, Morgan berulang kali menanyai Harvey tentang berapa banyak email, panggilan telepon, dan surat yang dia kirimkan kepada Gadd.

Komedian Gadd, sebelumnya, mengeklaim bahwa penguntitnya mengirimkan 41.071 email, 350 jam pesan suara, 744 cuitan di X - dulu bernama Twitter, 46 pesan Facebook, dan 106 halaman surat.

Harvey mengklarifikasi ke Morgan bahwa dia "mungkin telah mengirim beberapa email" seraya mengatakan jumlahnya "kurang dari 10".

Selain itu, Harvey mengaku telah mengirimi surat kepada Gadd, serta 18 cuitan di X, namun tak ada pesan Facebook.

Harvey kemudian mengatakan bahwa dia "ragu" telah mengirimkan pesan suara kepada Gadd karena dia tak memiliki nomor teleponnya.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/3
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas