Volltexte
Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Deutsche Welle

Bagaimana Norovirus Mewabah di Danau Garda, Italia?

Wabah norovirus memaksa lebih dari 300 orang dirawat di rumah sakit di sebuah desa di tepi Danau Garda di Italia. Bagaimana cara penyakit…

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bagaimana Norovirus Mewabah di Danau Garda, Italia?
Deutsche Welle
Bagaimana Norovirus Mewabah di Danau Garda, Italia? 

Sejak pekan lalu, wabah norovirus mendekap desa Torri del Benaco di tepi Danau Garda, Italia.

Virus yang sangat menular itu menggejala lewat gangguan perut seperti diare, muntah-muntah, kram perut dan demam tinggi.

Sejauh ini, sudah sebanyak 300 warga desa dirawat di rumah sakit.

Pesatnya laju penularan mengundang penyelidikan otoritas kesehatan, yang menemukan norovirus dalam sampel feses milik pasien.

Belum jelas apa yang memicu wabah dadakan di Torri del Benaco, namun pakar kesehatan menaruh curiga pada sumber air lokal.

Pemerintah sejauh ini telah mengeluarkan peringatan bagi masyarakat untuk tidak meminum air keran dan menambahkan klorin ke jaringan air untuk mendisinfeksi pasokan air setempat.

Media-media Italia melaporkan, wabah kemungkinan tercipta akibat beban eksesif pada sistem pembuangan limbah sebagai dampak meluapnya permukaan air di Danau Garda setelah hujan lebat dalam beberapa pekan terakhir.

Apa penyebab infeksi norovirus?

Rekomendasi Untuk Anda

Norovirus menyebar antarmanusia melalui jalur fecal-oral. Artinya, virus ditularkan dengan menelan partikel kecil dari kotoran atau muntahan milik pasien yang terinfeksi.

Penularan terjadi melalui kontak langsung dengan pengidap, mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi, atau menyentuh permukaan yang telah terpapar virus dan memaparkannya kembali ke bagian wajah.

Menurut ilmuwan, norovirus tergolong tangguh dan dapat bertahan hidup di permukaan selama berhari-hari. Kemampuan itu membuatnya mudah menyebar di tempat-tempat yang tidak dibersihkan secara rutin.

Kontaminasi makanan seperti pada sayuran hijau dan kerang umumnya juga dikaitkan dengan wabah norovirus.

Seberapa bahaya?

Kendati sangat menular, norovirus jarang menimbulkan gejala yang serius. Infeksi biasanya berlangsung singkat, dan mereda dalam waktu setengah hari hingga dua hari.

Namun, dehidrasi atau kurangnya cairan tubuh dapat menggandakan risiko, terutama bagi anak-anak, orang lanjut usia, dan pasien akut atau dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Karena tidak ada pengobatan, pasien disarankan untuk merawat gejala penyakit dengan mengkonsumsi air, beristirahat dan mencegah penularan kepada orang-orang di sekitar.

Jika gejala seperti dehidrasi akut, muntah dan diare berlangsung lebih dari beberapa hari, pasien memerlukan perhatian medis.

Bagaimana meredam wabah?

Sumber: Deutsche Welle
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas