Masoud Pezeshkian
Simak profil Masoud Pezeshkian, anggota parlemen Iran yang sebelumnya menjabat sebagai menteri kesehatan, terpilih sebagai Presiden Iran.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Bobby Wiratama
Pada 5 Juli 2024 Masoud Pezeshkian mampu meraih 53,6 persen (16,3 juta pemilih), sedangkan lawannya Saeed Jalili hanya memperoleh 44,3% (13,5 juta pemilih).
Total pemilih dalam putaran kedua ini sebesar 30,5 juta (49,8%), angka ini kurang dari setengah warga Iran yang memenuhi persyaratan sebagai pemilih (61 juta).
Namun angka tersebut lebih dari besar daripada pemilih pada putaran pertama yang hanya mencapai 39,9% pemilih.
Baca juga: Sah Jadi Presiden Baru Iran, Masoud Pezeshkian Banjir Ucapan Selamat dari Para Pemimpin Dunia
Masoud Pezeshkian mengalahkan lawan konservatifnya, Saeed Jalili, mantan kepala negosiator nuklir dan kepala badan keamanan tertinggi, dengan selisih 2,7 juta suara dalam hasil yang diumumkan Sabtu pagi.
Pezeshkian mengantongi 16.384.403 suara dari 30.530.157 suara yang dihitung.
Jalili harus puas dengan 13.538.179 suara dalam pemilihan putaran kedua hari Jumat yang mencatat jumlah pemilih lebih banyak dari putaran sebelumnya.
Biodata
Nama: Masoud Pezeshkian
Kelahiran: 29 September 1954, Mahabad, Iran
Usia: 69 tahun
Jabatan saat ini: Presiden Iran 2024
Jabatan sebelumnya: - Anggota Majelis Permusyawaratan Islam Iran sejak 2008
-Menteri Kesehatan dan Pendidikan Kedokteran Iran (2001–2005)
Pendidikan: Tabriz University of Medical Sciences, Iran University of Medical Sciences
Kebangsaan: Iran
(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan