Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rusia Maju Sedikit Demi Sedikit Caplok Utara, Timur dan Selatan

Pasukan Rusia sedikit demi sedikit terus menggerogoti wilayah di timur, utara dan selatan Ukraina.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Rusia Maju Sedikit Demi Sedikit Caplok Utara, Timur dan Selatan
Strana
Rupa gedung yang hancur di Kharkiv setelah kota itu dibombardir oleh pasukan Rusia 

"Tentara invasi Rusia merebut benteng terakhir pasukan Ukraina di dekat Ocheretino - Novoselovka Pervaya. Pertempuran untuk desa strategis hanya berlangsung dua minggu," tulisnya.

Menurutnya pasukan Ukraina terancam dikepung di arah Toretsk, di sepanjang jalur New York-Zheleznoye.

“Ini terjadi sebagai akibat dari kombinasi penarikan beberapa unit yang kacau, terlalu sedikit kemampuan yang dapat ditanggapi oleh tentara, dan kurangnya perintah untuk penarikan unit-unit lain secara tertib,” kata Ropke.

Wilayah di Ukraina yang terus terdesak oleh pasukan Rusia
Wilayah di Ukraina yang terus terdesak oleh pasukan Rusia dari pantauan Deep State

Pernyataan Panglima Syrsky

Sementara itu, Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina, Jenderal Oleksandr Syrsky mengatakan bahwa pasukan Rusia masih bisa dihentikan.

Dalam wawancaranya dengan The Guardian, Syrsky mengatakan gerakan-gerakan Rusia hanya bersifat taktissaja, tapi tak ada terobosan operasional.

"Itu tergantung pada prajurit pemberani kita, perwira kita. Pada prinsipnya, musuh belum mencapai kemajuan yang signifikan,” kata Syrsky dikutip pada Kamis (25/7/2024).

Panglima angkatan bersenjata Ukraina Jenderal Oleksandr Syrsky
Panglima angkatan bersenjata Ukraina Jenderal Oleksandr Syrsky (Kementerian Pertahanan Ukraina)

Ia mengungkapkan bahwa upaya Putin untuk merebut Kharkov dan Sumy terbukti gagal.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jika Federasi Rusia sedang mempersiapkan serangan di selatan wilayah Zaporizhia. Kami akan dapat memberikan tanggapan yang baik kepada mereka,” ujarnya.

Bahkan Syrsky mengatakan kalau rencana Ukraina merebut kembali Krimea juga sebagai hal yang realistis. "Kami akan melakukan segala kemungkinan untuk mencapai perbatasan tahun 1991 yang diakui secara internasional," tandasnya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas