Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Usai Harris, Giliran Trump Bertemu Netanyahu Hari Ini: Dianggap Bisa Perbaiki Hubungan

Trump bakal bertemu Netanyahu hari ini di kediamannya, Jumat (26/7/2024). Pertemuan ini dianggap bisa memperbaiki hubungan mereka yang sempat renggang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Usai Harris, Giliran Trump Bertemu Netanyahu Hari Ini: Dianggap Bisa Perbaiki Hubungan
Akun X Benjamin Netanyahu, @netanyahu
Mantan Presiden AS, Donald Trump dan Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu. Trump bakal bertemu Netanyahu hari ini di kediamannya, Jumat (26/7/2024). Pertemuan ini dianggap bisa memperbaiki hubungan mereka yang sempat renggang. 

Sementara, dua sumber dekat Trump menuturkan bahwa Netanyahu sudah mencoba memperbaiki hubungan dengan mantan Presiden AS itu lewat komunikasi informal.

Lalu, pada Maret 2024, sekutu Trump melakukan perjalanan ke Israel untuk membahas konflik di Gaza.

Terkait konflik tersebut, Trump pun berkomentar bahwa Israel harus menyelesaikan sendiri.

Mau Temui Netanyahu, Trump Dianggap Rela Kesampingkan Ego Pribadi

Kolase Foto Donald Trump dan Benjamin Netanyahu
Kolase Foto Donald Trump dan Benjamin Netanyahu (YONATAN SINDEL / POOL / AFP, MANDEL NGAN / AFP)

Seorang penasihat senior kampanye Trump menuturkan kepada CNN bahwa kesediaan Trump untuk bertemu dengan Netanyahu menunjukkan "kesediaan eks Presiden AS itu untuk mengesampingkan perbedaan pribadi atau politik dan mengembangkan atau menjalin hubungan kembali dengannya dan mengembangkan hubungan kedua negara".

“Ini menunjukkan evolusi bagaimana Trump akan berperilaku di masa jabatan kedua,” tambah penasihat tersebut.

Sumber-sumber yang mengetahui pertemuan tersebut mengatakan bahwa tidak ada agenda yang ditetapkan atau pesan menyeluruh yang ingin disampaikan Trump.

Baca juga: Netanyahu dan Biden Bertemu, Gencatan Senjata Israel-Hamas Makin Dekat, Benarkah?

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, mantan presiden ini telah berulang kali mengatakan bahwa, jika terpilih pada bulan November, ia akan berusaha mengakhiri konflik di Timur Tengah dengan cepat tanpa memberikan rincian tentang bagaimana ia akan melakukannya.

Sebaliknya, ia berpendapat bahwa perang harus segera berakhir karena negara ini “kalah dalam perang"

Ditanya mengenai pertemuan tersebut dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada hari Kamis, Trump mengungkapkan dirinya bakal mendesak Netanyahu untuk segera menyelesaikan konflik di Gaza.

Dia juga menegaskan dalam wawancara tersebut bahwa serangan 7 Oktober tidak akan terjadi jika dia menjadi presiden, sebuah klaim yang sering dia ulangi dalam kampanye.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)

Artikel lain terkait Konflik Palestina-Israel

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas