Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Israel-Hizbullah Memanas, Bandara Beirut Batalkan Penerbangan

Beberapa penerbangan di bandara Beirut telah dibatalkan atau ditunda seiring dengan meningkatnya ketegangan antara Israel dan kelompok Hizbullah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: tribunsolo
Editor: Febri Prasetyo
zoom-in Israel-Hizbullah Memanas, Bandara Beirut Batalkan Penerbangan
ANWAR AMRO / AFP
Staf Bandara Internasional Beirut memasukkan barang-barang ke dalam pesawat, 24 Juni 2024. 

TRIBUNNEWS.COM - Beberapa penerbangan di Bandara Internasional Rafic Hariri Beirut, Lebanon, telah dibatalkan atau ditunda seiring dengan meningkatnya ketegangan antara Israel dan kelompok Hizbullah.

Sebelumnya, serangan roket di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel pada Sabtu (27/7/2024) menewaskan 12 orang remaja dan anak-anak.

Serangan tersebut menambah kekhawatiran bahwa Israel dan Hizbullah akan terlibat dalam perang berskala penuh.

Dikutip dari Reuters, maskapai penerbangan Lufthansa dan Eurowings milik Lufthansa telah membatalkan tiga penerbangan ke Beirut yang dijadwalkan pada Senin sore, menurut papan informasi di bandara dan situs web pelacakan penerbangan Flightradar24.

Turkish Airlines juga membatalkan dua penerbangan semalam pada hari Minggu.

SunExpress, AJet, Aegean Airlines, Ethiopian Air dan Middle East Airlines (MEA) juga telah membatalkan penerbangan yang dijadwalkan mendarat di Beirut pada Senin (29/7/2024), menurut Flightradar24.

Pada Minggu, MEA mengatakan bahwa mereka telah menunda keberangkatan beberapa penerbangan yang dijadwalkan mendarat di Beirut semalam.

Rekomendasi Untuk Anda

MEA mengumumkan penundaan tambahan karena “alasan teknis yang berkaitan dengan distribusi risiko asuransi untuk pesawat antara Lebanon dan tujuan lainnya”.

Bandara Internasional Rafic Hariri adalah satu-satunya bandara di Lebanon.

Bandara ini telah menjadi sasaran dalam perang saudara di negara itu.

Konflik Hizbullah dan Israel telah mengganggu penerbangan dan pengiriman di seluruh wilayah, termasuk selama serangan drone dan akasi saling balas rudal antara Israel dan Iran pada April lalu.

(mg/aliifa)

Penulis adalah peserta magang dari Universitas Sebelas Maret (UNS).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas