Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ali Khamenei: Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh adalah Tugas Teheran

Pemimpin Tertinggi Iran menyatakan akan membalas dendam kematian Ismail Haniyeh karena kematiannya terjadi di ibu kota Teheran.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Ali Khamenei: Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh adalah Tugas Teheran
leader.ir
Foto tak bertanggal menunjukkan pertemuan antara Ismail Haniyeh (kiri) dan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. 

Dampak paling parah, serangan di Teheran dapat mendorong Iran dan Israel ke dalam peperangan langsung jika Iran memutuskan untuk membalas.

Pembunuhan Haniyeh juga dapat mendorong Hamas untuk menarik diri dari negosiasi gencatan senjata dalam perang yang telah berlangsung selama 10 bulan di Gaza.

Iran umumkan tiga hari berkabung untuk mengenang pemimpin Hamas

Sementara itu, Iran mengumumkan tiga hari berkabung nasional setelah terbunuhnya Ismail Haniyeh, The New Arab melaporkan, Rabu (31/7/2024).

Di saat yang sama, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mendeklarasikan hari berkabung sebagai protes atas pembunuhan Ismail Haniyeh, mengutip WAFA.

Presiden memerintahkan agar bendera dikibarkan setengah tiang di lembaga-lembaga resmi Palestina di wilayah Tepi Barat.

Sebelumnya hari ini, presiden menyerukan kepada rakyat Palestina untuk bersatu, bersabar, dan tabah menghadapi pendudukan Israel.

Pidato Ismail Haniyeh yang disiarkan di TV saat peringatan ke-76 Nakba, 15 Mei 2024
Pidato Ismail Haniyeh yang disiarkan di TV saat peringatan ke-76 Nakba, 15 Mei 2024 (MEMRI TV)

Mogok kerja massal di Tepi Barat terkait pembunuhan Haniyeh

Di tempat lain, Pasukan Nasional dan Islam Palestina mengumumkan pemogokan umum di seluruh Tepi Barat, mengutuk pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam sebuah pernyataan kepada Al-Araby Al-Jadeed, situs berbahasa Arab New Arab, para pejabat mengatakan:

"Pembunuhan Haniyeh terjadi dalam kerangka terorisme negara Zionis dan perang pemusnahan, penghancuran, dan pembunuhan, dengan ketidakmampuan masyarakat internasional untuk menghentikan perang dan meminta pertanggungjawaban pendudukan atas kejahatannya."

Pemakaman Ismail Haniyeh

Ismail Haniyeh dilaporkan akan dimakamkan di Doha, Qatar pada hari Jumat (2/7/2024), setelah upacara pemakaman di Teheran.

Sebelum kematiannya, Haniyeh bertempat tinggal di Qatar, setelah ia meninggalkan Jalur Gaza pada tahun 2019.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas