Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Komandan Brigade Qassam Haitham Balidi Tewas oleh Serangan IDF di Tulkarem

Komandan Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas Haitham Balidi dan delapan orang lainnya tewas oleh serangan Israel.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Komandan Brigade Qassam Haitham Balidi Tewas oleh Serangan IDF di Tulkarem
X
Komandan Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas Haitham Balidi dan delapan orang lainnya tewas dalam dua serangan udara terpisah di Tulkarem, Tepi Barat yang diduduki oleh serangan Israel. 

TRIBUNNEWS.COM - Komandan Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas Haitham Balidi dan delapan orang lainnya tewas dalam dua serangan udara terpisah di Tulkarem, Tepi Barat yang diduduki oleh serangan Israel.

Balidi merupakan pemimpin Brigade Qassam di wilayah Nablus.

Kematian Haitham Balidi dikonfirmasi oleh sumber medis kepada Al Jazeera pada hari Sabtu (3/8/2024)

Korban tewas lainnya diidentifikasi oleh seorang kerabat sebagai salah satu pemimpin Brigade Al-Quds, sayap bersenjata kelompok Jihad Islam Palestina.

Identitas yang lainnya belum jelas.

Beberapa anggota keluarga mendatangi rumah sakit di Tulkarem untuk mengidentifikasi jasad yang sudah tidak utuh.

Tak lama setelah serangan awal, pasukan Israel melancarkan serangan di Tulkarem, yang mengakibatkan konfrontasi dengan pejuang Palestina.

Rekomendasi Untuk Anda

Pasukan Israel juga menembakkan gas air mata ke arah wartawan yang meliput serangan tersebut.

Di kota Tulkarem, buldoser Israel menghancurkan infrastruktur, sementara di Nablus tentara Israel menangkap tiga warga Palestina, termasuk seorang wartawan.

Selang waktu berlalu, serangan udara kedua menghantam sebuah kendaraan di Bal'a, timur Tulkarem, menewaskan empat orang, menurut kantor berita Wafa.

Serangan lainnya dilaporkan di Jenin, Faqqa, Deir Abu Daif, Bethlehem dan dekat Ramallah.

Di Yerusalem Timur yang diduduki, pasukan Israel sekali lagi menangkap aktivis Ramzi Abbasi setelah ia dibebaskan November lalu.

Baca juga: Perang Saudara Palestina Bisa Pecah di Tepi Barat, Brigade Tulkarem Ultimatum Otoritas Palestina

Serangan udara di wilayah Palestina yang diduduki telah meningkat sejak dimulainya perang di Gaza pada 7 Oktober, dengan pihak berwenang mencatat sedikitnya 29 serangan yang menewaskan lebih dari 80 warga Palestina.

Serangan itu terjadi saat tentara Israel menyerbu beberapa kota di Tepi Barat.

Sejak 7 Oktober, pasukan Israel telah membunuh lebih dari 600 warga Palestina di Tepi Barat, termasuk 144 anak-anak.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas