Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Netanyahu Kembali Diamuk Keluarga Sandera Israel, Minta Tanggung Jawab Tewasnya 6 Tawanan di Gaza

Keluarga sandera Israel kembali menggelar aksi protes ke Benjamin Netanyahu dan menuduhnya sengaja menumbalkan para tawanan demi karier politiknya.

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Netanyahu Kembali Diamuk Keluarga Sandera Israel, Minta Tanggung Jawab Tewasnya 6 Tawanan di Gaza
Anadolu
Keluarga sandera Israel kembali menggelar aksi protes ke Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan menuduhnya sengaja menumbalkan para tawanan demi kelanjutan karier politiknya. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menemukan 6 tawanan di terowongan Khan Yunis di Jalur Gaza dalam kondisi tewas, hari Senin (20/8/2024). 

"Darah ada di tangan pemerintah. Demi kelangsungan hidup Netanyahu, paman saya meninggal," katanya kepada Radio 103 FM setempat.

Warga Palestina terlihat melintas di perbatasan Mesir-Gaza dengan kondisi yang keras di Rafah, Gaza, pada 18 Januari 2024
Warga Palestina terlihat melintas di perbatasan Mesir-Gaza dengan kondisi yang keras di Rafah, Gaza, pada 18 Januari 2024 (Abed Zagout/Anadolu via Getty Images)

Kemarahan massa pada Netanyahu memicu para demonstran Israel bertindak anarkis, memblokir lalu lintas di Tel Aviv untuk menuntut pemerintahan Netanyahu agar mempercepat kesepakatan penyanderaan setelah jenazah enam sandera diambil dari Jalur Gaza, mengutip dari APNews.

Israel memperkirakan setidaknya masih ada 110 warga Israel yang ditahan militan Hamas di Gaza, sementara Hamas mengatakan bahwa banyak tawanan tewas dalam serangan Israel di daerah kantong itu.

Netanyahu Sengaja Persulit Kesepakatan Gencatan Senjata




Selama berbulan-bulan, AS, Qatar, dan Mesir telah berupaya menjembatani kesepakatan antara Israel dan Hamas agar pertukaran tahanan dan gencatan senjata cepat tercapai, namun upaya mediasi terhenti karena Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak memenuhi tuntutan Hamas untuk menghentikan perang.

Baca juga: Tak Yakin Sikap Iran, AS Dukung Israel Tolak Tinggalkan Koridor Philadelphi di Perbatasan Gaza-Mesir

Meskipun Netanyahu secara konsisten menyangkal bahwa ia mencoba untuk menunda kesepakatan, dokumen terbaru justru mengungkapkan bahwa Netanyahu menambahkan lebih banyak syarat dan ketentuan, membuat gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera semakin sulit dicapai.

Bahkan anggota senior lembaga keamanan Israel pun menuduh Netanyahu dengan sengaja memperlambat proses tersebut.

Baca juga: Netanyahu Berbalik Arah, dari Bilang Setuju Gencatan Senjata di Gaza Kini Menolak

Hal senada juga dilontarkan Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid yang menyalahkan Netanyahu karena terus mengulur waktu hingga memakan nyawa tawanan jadi taruhannya.

BERITA TERKAIT

“Netanyahu tidak tertarik untuk mencapai kesepakatan yang mengakhiri agresi sepenuhnya," jelas pejabat Hamas Ahmad Abdul Hadi

"Tetapi dia malah menipu dan mengelak serta ingin memperpanjang perang dan bahkan memperluasnya di tingkat regional," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas