Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Petinggi Ukraina Akan Datangi Washington Lapor Daftar Target Serang di Rusia, Ini Jawaban AS

Ukraina dilaporkan akan mengirimkan dua pejabat pentingnya ke Amerika Serikat terkait perang dengan Rusia yang terus merugikan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hendra Gunawan
zoom-in Petinggi Ukraina Akan Datangi Washington Lapor Daftar Target Serang di Rusia, Ini Jawaban AS
Lockheedmartin
Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS) buatan AS. Ukraina meminta kelonggaran untuk menembakkan senjata itu ke Rusia bagian dalam 

Sebelumnya, juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby mengatakan “tidak ada perubahan” pada kebijakan terkait pembatasan tersebut.

AS telah melonggarkan kebijakannya dari serangkaian pembatasan awal, yang hanya mengizinkan Kiev untuk menyerang wilayah Rusia yang diklaim Ukraina sebagai miliknya – dari Krimea hingga Zaporozhye, Kherson, serta Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk.

Pemerintah AS saat ini menarik garis pada serangan mendalam ke Rusia setelah salah satu roket ATACMS-nya yang dipersenjatai dengan hulu ledak cluster menghantam pantai Krimea pada awal Juni.

Moskow menyalahkan Washington atas pembantaian itu dan menyarankan agar mempersenjatai "negara dan entitas" di seluruh dunia yang memusuhi AS sebagai tanggapan.

Sementara Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan tuntutan Zelensky tersebut sebagai pemerasan.

Selain meminta AS agar dilonggarkan dalam penembakan rudal ATACMS, Zelensky juga meminta hal yang untuk rudal Storm Shadow kepada Inggris.

“Ini adalah pemerasan, ini adalah upaya untuk menciptakan kesan bahwa Barat ingin menghindari eskalasi yang berlebihan, tetapi sebenarnya ini adalah tipu muslihat,” kata Lavrov dikutip dari Russia Today.

Rekomendasi Untuk Anda

Lavrov lebih lanjut memperingatkan bahwa Barat akan memulai tindakan yang berbahaya jika memperluas otorisasi penggunaan senjatanya.

“Sudah lama kami mendengar spekulasi tentang penggunaan Storm Shadow, tetapi juga rudal jarak jauh AS,” ujarnya.

Ia mengingatkan kepada dunia Barat agar tidak 'bermain api', karena akan melibatkan negara-negara yang mempunyai senjata nuklir.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas