Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Program Vaksinasi Polio di Gaza Dimulai 1 September, Target 640.000 Anak

Jeda pertempuran akan selama 3 kali 3 hari akan berlangsung di Gaza untuk memvaksinasi anak-anak.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS
zoom-in Program Vaksinasi Polio di Gaza Dimulai 1 September, Target 640.000 Anak
YouTube ABC News (Australia)
Seorang anak tidur di kamp penampungan di Gaza. 

Untuk menghentikan penyebaran polio, lembaga-lembaga bantuan harus menjangkau 90 persen dari sekitar 640.000 anak di bawah usia 10 tahun di Gaza.

Hal itu sudah pasti menjadi tantangan karena warga Palestina kerap berpindah-pindah karena perintah evakuasi oleh militer Israel.

Ketidakpastian atas jeda kemanusiaan dan perintah evakuasi membuat perencanaan menjadi sangat sulit, kata Juliette Touma, juru bicara badan bantuan PBB, UNRWA.

“Rencana adalah dasar dari setiap operasi kemanusiaan yang sukses. Anda harus tahu berapa banyak orang yang akan Anda jangkau: di mana mereka berada? Bagaimana Anda akan menjangkau mereka?” kata Touma.

“Perencanaan merupakan elemen penting dari keberhasilan operasi apa pun, tetapi di Gaza perencanaan hampir tidak ada.”

Apakah polio menular?

Ya, polio sangatlah menular.

Penyakit ini ditularkan melalui jalur pernapasan, yang terbawa melalui hidung dan tenggorokan, mengutip ucdavis.edu.

Rekomendasi Untuk Anda

Penyakit ini juga dapat menyebar melalui tinja orang yang terinfeksi.

Polio dapat hidup selama beberapa minggu di saluran pencernaan (GI).

Orang yang tidak divaksinasi polio akan berisiko terkena infeksi polio.

Baca juga: Krisis Kesehatan di Gaza, PBB Sebut Perintah Evakuasi Israel Hambat Vaksinasi Polio

Penyakit ini dapat menyerang siapa saja dari segala usia yang belum divaksinasi polio, bukan hanya anak-anak.

Gejala Polio

Sebagian besar kasus polio tidak menunjukkan gejala sama sekali, atau hanya menunjukkan gejala yang sangat ringan, termasuk demam, sakit kepala, dan mual, yang akan hilang setelah beberapa hari.

Sebagian kecil kasus, mungkin 3 persen atau 4%, dapat berkembang dan menyebabkan meningitis, yaitu peradangan pada selaput otak.

Meningitis bisa sangat menakutkan, tetapi jenis meningitis ini umumnya dapat ditoleransi dengan baik dan sebagian besar orang dapat pulih.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas