Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hamas dan Israel Saling Menyalahkan setelah 6 Sandera Ditemukan Tewas, Tel Aviv 'Diserbu' Pendemo

Hamas dan Israel saling menyalahkan setelah enam sandera ditemukan tewas di sebuah terowongan di Kota Rafah, Gaza selatan.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Hamas dan Israel Saling Menyalahkan setelah 6 Sandera Ditemukan Tewas, Tel Aviv 'Diserbu' Pendemo
EDRIEN ESTEVES/ AFPTV/ AFP
Demonstran Israel menuntut kesepakatan penyanderaan, berunjuk rasa menentang Netanyahu, 31 Agustus 2024 

Massa yang diperkirakan oleh media Israel berjumlah hingga 500.000 orang berdemonstrasi di Yerusalem, Tel Aviv dan kota-kota lain.

Mereka menuntut agar Netanyahu berbuat lebih banyak untuk membawa pulang 101 sandera yang tersisa, sekitar sepertiganya diperkirakan oleh pejabat Israel telah meninggal.

Di Yerusalem, para pengunjuk rasa memblokir jalan-jalan dan berdemonstrasi di luar kediaman Perdana Menteri.

Baca juga: Demo Netanyahu, Serikat Buruh Terbesar Israel hingga Eks PM Yair Lapid Turun ke Jalan

Rekaman udara menunjukkan jalan raya utama Tel Aviv dipenuhi oleh para pengunjuk rasa yang memegang bendera dengan gambar para sandera yang terbunuh.

Rekaman televisi Israel menunjukkan polisi mengarahkan meriam air ke arah demonstran yang memblokir jalan. Media lokal melaporkan 29 penangkapan.

Para pemimpin buruh menyerukan pemogokan umum satu hari pada hari Senin.

Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, yang sering berselisih dengan Netanyahu, juga menyerukan kesepakatan dan pemimpin oposisi.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara mantan Perdana Menteri Yair Lapid mendesak orang-orang untuk bergabung dalam demonstrasi di Tel Aviv.

Baca juga: 6 Sandera Tewas di Gaza, Warga Israel Tuntut Gencatan Senjata

Dalam upaya terakhir untuk menghentikan demonstrasi, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, anggota garis keras kabinet keamanan Israel, meminta jaksa agung untuk melarang pemogokan.

Forum Keluarga Sandera meminta Netanyahu untuk bertanggung jawab dan menjelaskan apa yang menghambat tercapainya kesepakatan.

(Tribunnews.com/Whiesa)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas