Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Abaikan Surat Perintah Penangkapan dari ICC, Putin Disambut Baik saat Tiba di Mongolia

Presiden Rusia Vladimir Putin disambut baik ketika melakukan kunjungan resmi ke Mongolia

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: tribunsolo
Editor: Febri Prasetyo
zoom-in Abaikan Surat Perintah Penangkapan dari ICC, Putin Disambut Baik saat Tiba di Mongolia
Sputnik
Presiden Mongolia Ukhnaagiin Khürelsükh bertemu dengan pemimpin Rusia Vladimir Putin di Ulaanbatar 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin disambut baik ketika melakukan kunjungan resmi ke Mongolia, Senin (2/9/2024).

Kunjungan tersebut dilakukan Presiden Rusia di tengah seruan dari anggota parlemen Ukraina yang mendesak Mongolia untuk melaksanakan perintah penangkapan Putin.

Sekelompok anggota parlemen Ukraina menulis surat terbuka kepada Mongolia dan mendesak penangkapan Putin selama kunjungan tersebut.

"Sebagai anggota parlemen Ukraina, kami menyerukan kepada otoritas Mongolia untuk melaksanakan surat perintah penangkapan internasional," bunyi surat itu.

Surat yang dikeluarkan pada 31 Agustus 2024 lalu juga mendesak agar Mongolia menyerahkan Putin ke Mahkamah Pidana Internasional, mengutip Kyiv Independent.

Diketahui, Pengadilan Pidana Internasional (ICC) menerbitkan surat perintah penangkapan untuk Presiden Vladimir Putin pada Maret 2023.

Surat tersebut dikeluarkan karena ada pemindahan paksa anak-anak Ukraina ke Rusia pada awal 2022.

Rekomendasi Untuk Anda

ICC menuduh Putin bertanggung jawab atas penculikan anak-anak dari Ukraina.

Di sisi lain, Presiden Rusia mengunjungi Mongolia atas undangan Presiden Mongolia.

Bahkan, Vladimir Putin disambut dalam sebuah upacara di alun-alun utama ibu kota oleh pasukan kehormatan Mongolia.

Menurut laporan AP News, Putin dan Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh membungkuk di depan patung Genghis Khan sebelum memasuki gedung pemerintah.

Baca juga: Mongolia Tak Mau Tangkap Putin, Ukraina Ngambek

Di samping itu, Putin dan Ukhnaa Khurelsukh mengadakan negosiasi dalam format terbatas, Selasa (3/9/2024).

Dalam perbincangan itu Putin menyebutkan hubungan Rusia-Mongolia telah berkembang.

"Hubungan antara Rusia dan Mongolia berkembang ke segala arah," tutur Vladimir Putin, mengutip RIA Novosti.

Dia juga menambahkan bahwa komisi antarpemerintah bilateral tengah bekerja secara aktif.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas