Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

50 Persen Menteri Ukraina Mengundurkan Diri di Tengah Perang Melawan Rusia

Hampir separuh menteri di Ukraina mengundurkan diri di tengah perang melawan Rusia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in 50 Persen Menteri Ukraina Mengundurkan Diri di Tengah Perang Melawan Rusia
Kantor Kepresidenan Ukraina
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky 

TRIBUNNEWS.COM, UKRAINA -  "Setengah dari menteri pemerintah Ukraina akan diganti," demikian kata kepala fraksi partai Pelayan Rakyat yang pro-presiden di Verkhovna Rada, David Arakhamiya.

"Sesuai janji, perombakan besar-besaran pemerintahan sudah bisa diharapkan minggu ini. Lebih dari 50 persen Kabinet Menteri akan mengalami perubahan," tulisnya di saluran Telegram miliknya.

Pada Rabu (3/9/2024), parlemen Ukraina akan mempertimbangkan pengunduran diri para menteri itu.

Hari ini dijawalkan pengangkatan menteri yang baru di pemerintahan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Arakhamiya mengatakan bahwa daftar akhir perombakan akan ditentukan pada pertemuan fraksi partai Pelayan Rakyat, partai pemerintah di Ukraina.

Adapun sejumlah menteri yang mundur yakni:

Menteri Industri Strategis Alexander Kamyshin, Menteri Kehakiman Denys Maliuska, Menteri Ekologi Ruslan Strilets, Wakil Perdana Menteri untuk Integrasi Eropa dan Euro-Atlantik Olha Stefanishyna, dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Reintegrasi Iryna Vereshchuk mengajukan pengunduran diri ke parlemen Ukraina.

Rekomendasi Untuk Anda

Vitalii Koval, kepala Dana Milik Negara Ukraina (SPFU), juga mengajukan pengunduran dirinya sembilan bulan setelah menjabat.

Ketua Parlemen Ukraina Ruslan Stefanchuk  mengatakan parlemen  akan mempertimbangkan pengunduran diri pejabat itu.

Alasan pengunduran diri tersebut tidak disebutkan.

Berita tersebut muncul setelah berbulan-bulan beredar laporan tentang kemungkinan penggantian beberapa menteri Ukraina.

Ketua Partai Pelayan Rakyat David Arakhamia mengatakan bahwa perombakan tersebut akan mempengaruhi lebih dari separuh staf pemerintah.

"Besok adalah hari pemberhentian dan lusa adalah hari pengangkatan," imbuhnya.

Maliuska telah menjabat sebagai menteri sejak Agustus 2019, tak lama setelah dimulainya masa jabatan Presiden Volodymyr Zelensky.

Mantan kepala perusahaan kereta api milik negara Ukrzaliznytsia, Kamyshi, diangkat menjadi menteri pada November 2023.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas