Netanyahu Peringatkan Menteri Israel soal Al-Aqsa: Jangan Pergi ke Sana tanpa Persetujuan
Benjamin Netanyahu memperingatkan para menteri Israel agar tak pergi ke Masjid Al-Aqsa tanpa persetujuan darinya.
Penulis:
Pravitri Retno Widyastuti
Editor:
Endra Kurniawan
TRIBUNNEWS.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memberikan peringatan terhadap menteri-menterinya soal Al-Aqsa.
Dalam pertemuan dengan Kabinet Keamanan Israel pada Minggu (8/9/2024), Netanyahu menyinggung soal kunjungan rutin menteri Israel ke Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.
Dikutip dari Anadolu Ajansi, Netanyahu menegaskan tidak akan ada perubahan pada status quo di kompleks Al-Aqsa.
Ia juga memperingatkan menteri-menterinya untuk tidak ke Masjid Al-Aqsa tanpa persetujuannya lebih dulu.
Netanyahu mengatakan, menteri Israel harus mengoordinasikan kunjungan apapun ke Masjid Al-Aqsa dengannya.
"Perdana Menteri (Netanyahu) mengulangi arahannya agar para menteri tidak pergi ke Temple Mount (sebutan Yahudi untuk Al-Aqsa) tanpa persetujuannya terlebih dahulu melalui sekretaris militernya," bunyi pernyataan kantor Netanyahu, dilansir The Times of Israel.
Diketahui, pernyataan Netanyahu itu dikeluarkan beberapa jam setelah MK Yitzhak Kroizer dari partai sayap kanan, Otzma Yehudit, mengunjungi Masjid Al-Aqsa.
Sebelumnya, polisi Israel juga telah mengizinkan orang Yahudi berdoa di sana.
Hal itu melanggar kebijakan selama puluhan tahun di bawah status quo yang tidak tertulis, di mana orang Yahudi diizinkan berkunjung di waktu-waktu tertentu dengan berbagai pembatasan, tapi tak boleh berdoa.
Jumlah pengunjung Yahudi telah membengkak selama beberapa tahun terakhir dan pihak berwenang Israel diam-diam mengizinkan orang Yahudi berdoa.
Akhir bulan lalu, seorang reporter Times of Israel mengamati doa terbuka di Masjid Al-Aqsa.
Baca juga: 2 Menteri Israel Dianggap Jadi Biang Kerok Ketegangan di Tepi Barat, Disebut Provokator
Reporter itu mendengar dari para aktivis di tempat suci itu, kedatangan orang-orang Yahudi untuk berdoa sekarang menjadi masalah rutin dan diizinkan oleh polisi setiap hari.
Menteri Keamanan Nasional, Itamar Ben-Gvir, yang juga Kepala Partai Otzma Yehudit, telah mempublikasikan beberapa kunjungan ke Masjid Al-Aqsa sejak menjabat pada Desember 2022.
Ben-Gvir berulang kali menyatakan dalam beberapa pekan dan bulan terakhir, kebijakannya adalah mengizinkan doa orang Yahudi.
Ia telah menolak desakan berulang Netanyahu, yang menyatakan status quo yang telah berlangsung puluhan tahun tetap berlaku.
Baca tanpa iklan