Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Iran Tuduh AS Terlibat dalam Serangan Udara Besar-besaran Israel di Lebanon

Seperti diketahui Israel terus melancarkan serangan udara ke Lebanon bahkan mulai mendekati Beirut, Ibu Kota Lebanon.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Iran Tuduh AS Terlibat dalam Serangan Udara Besar-besaran Israel di Lebanon
AFP/-
Sebuah gambar yang diambil pada tanggal 24 September 2024, menunjukkan puing-puing dan kehancuran di lokasi serangan Israel semalam di sebuah lingkungan di kota Baalbeck, Lebanon, di lembah Bekaa. (Photo by AFP) 

 

TRIBUNNEWS.COM, IRAN -  Kementerian Luar Negeri Iran mengeluarkan pernyataan yang menggambarkan serangan udara besar-besaran Israel di selatan ibu kota Lebanon, Beirut, sebagai "serangan biadab".

Seperti diketahui Israel terus melancarkan serangan udara ke Lebanon bahkan mulai mendekati Beirut, Ibu Kota Lebanon.

Iran bahkan menuduh senjata yang dipakai Israel dipasok Amerika Serikat (AS).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Lebanon, Nasser Kanaani, mengatakan serangan yang dilakukan oleh Israel ke Lebanon merupakan “pelanggaran terbuka terhadap hukum internasional” dan pelanggaran terhadap “kedaulatan nasional Lebanon”.

“Ini adalah kejahatan perang terbuka yang tidak dapat ditutup-tutupi dan rezim AS, yang berada di pihak rezim Zionis, terlibat dalam kejahatan ini dan harus bertanggung jawab," ujarnya dikutip dari Tehran Times, Sabtu (28/9/2024).

Dia mengatakan bahwa “kejahatan terus-menerus” yang dilakukan rezim Zionis terhadap rakyat Palestina dan Lebanon dengan jelas menunjukkan bahwa seruan gencatan senjata oleh Amerika Serikat dan beberapa negara Barat lainnya hanyalah “tipuan terbuka yang dimaksudkan untuk mengulur waktu” bagi Israel.

Rekomendasi Untuk Anda

Pejabat Kementerian Luar Negeri Iran mengkritik masyarakat internasional karena bersikap pasif dalam menghadapi semua kejahatan yang dilakukan Israel.

“Meningkatnya kejahatan gila-gilaan yang dilakukan Zionis terhadap Palestina dan Lebanon serta pembunuhan   terhadap warga sipil dan orang-orang tak berdosa merupakan akibat dari tidak adanya tindakan dari masyarakat internasional dalam menghadapi semua kejahatan dan kebiadaban ini,” keluh Kanaani.

Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan  markas besar Hizbullah  di Beirut dalam upaya yang jelas untuk membunuh para pemimpin kelompok tersebut.

Seperti diketahui kelompok Hizbullah yang diserang Israel di Lebanon adalah sekutu Iran.

Netanyahu Kecam Iran

Sementara itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperingatkan Iran agar tidak menyerang negara Yahudi secara langsung,.

Dia mengatakan itu saat berpidato di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (27/9/2024).

“Jika kalian menyerang kami, kami akan menyerang kalian,” kata Netanyahu.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas