Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ancam Israel agar Tak Uji Tekad Iran, Menlu Araghchi: Respons Kami Akan Lebih Kuat

Iran mengancam Israel agar tak melakukan serangan balasan, atau bakal mendapat respons lebih kuat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ancam Israel agar Tak Uji Tekad Iran, Menlu Araghchi: Respons Kami Akan Lebih Kuat
Vahidreza ALAEI / AFP
Sebuah gambar yang diambil pada tanggal 20 Agustus 2010 menunjukkan bendera Iran berkibar di lokasi yang dirahasiakan di republik Islam tersebut di samping rudal permukaan-ke-permukaan Qiam-1 (Rising) yang diuji tembak sehari sebelum Iran dijadwalkan meluncurkan pembangkit listrik tenaga nuklir pertama buatan Rusia. Menteri Pertahanan Iran Ahmad Vahidi mengatakan rudal tersebut sepenuhnya dirancang dan dibuat di dalam negeri dan ditenagai oleh bahan bakar cair. 

Sebagai informasi, Iran telah melaksanakan Operasi True Promise pada 1 Oktober 2024.

Dalam serangan itu, IRGC meluncurkan 180 rudal balistik ke dua pangkalan udara Israel  yang menampung pesawat tempur F-35 dan F-15, serta markas besar Mossad sebagai pembalasan atas pembunuhan terhadap pemimpin Hamas, Hizbullah, serta seorang komandan tinggi IRGC.

Sebelumnya, pada 14 April 2024, Iran meluncurkan ratusan drone dan rudal terhadap Israel, sebagai respons terhadap Israel atas serangan ke konsulat Iran di Suriah.

Yoav Gallant Terbang ke Washington

Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, dijadwalkan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat (AS), Rabu (9/10/2024).

Kunjungannya tersebut untuk konsultasi masalah keamanan sebagai bagian dari persiapan Israel melancarkan serangan balasan terhadap Iran, dilansir Anadolu Ajansi.

Baca juga: Konflik Palestina vs Israel Tak Bermula dari 7 Oktober 2023, Deklarasi Balfour Jadi Biangnya

Harian Israel, Hayom, mengatakan kunjungan itu akan berfokus pada Iran dan bertujuan untuk mengoordinasikan upaya keamanan dengan AS.

Gallant dijadwalkan akan bertemu dengan Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, Pentagon mengumumkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Pihak Austin juga telah mengonfirmasi rencana pertemuan tersebut.

Juru Bicara Departemen Pertahanan AS, Patrick Ryder, mengungkapkan Gallant dan Austin diperkirakan akan membahas perkembangan terkini di Timur Tengah dan masalah keamanan.

Ryder mengatakan Austin "menantikan" kedatangan Gallant di Washington.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas