Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-960: Zelensky Optimistis Perang Berakhir Tahun 2025
Perang Rusia-Ukraina hari Ke-960: Presiden Ukraina Zelensky optimis perang melawan Ukraina akan berakhir pada tahun 2025.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Febri Prasetyo
Serangan tersebut menghantam kapal kontainer sipil yang mengibarkan bendera Panama, menurut gubernur wilayah tersebut, Oleg Kiper.
"Ini adalah serangan ketiga terhadap kapal sipil dalam empat hari terakhir," katanya.
Ukraina Klaim Berhasil Serang Depot Senjata Rusia di Krasnodar
Militer Ukraina mengklaim telah melakukan serangan langsung terhadap pangkalan yang menyimpan pesawat nirawak Shahed di wilayah Krasnodar, Rusia selatan.
Sebuah pernyataan mengatakan serangan di dekat sebuah desa bernama Oktyabrsky dilakukan bersama oleh angkatan laut dan dinas intelijen (SBU).
"Menurut informasi yang tersedia, hampir 400 pesawat nirawak serang disimpan di sana," kata pernyataan itu.
"Berdasarkan hasil kontrol objektif, serangan langsung dilakukan terhadap target. Ledakan sekunder diamati di lokasi tersebut," tambahnya.
Presiden Komisi Eropa Tuduh Presiden Hongaria Pro-Putin
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menuduh Presiden Hongaria, Viktor Orbán, atas kegagalan bersejarah dalam mendukung Ukraina.
Ia mengkritik Viktor Orbán yang tidak mengecam invasi yang diluncurkan Vladimir Putin ke Ukraina sejak tahun 2022 dan masih menjalin kerja sama dengan Rusia.
“Masih ada beberapa orang yang menyalahkan perang ini bukan pada nafsu Putin akan kekuasaan tetapi pada dahaga Ukraina akan kebebasan, jadi saya ingin bertanya kepada mereka: apakah mereka akan pernah menyalahkan Hongaria atas invasi Soviet (ke Hongaria) pada tahun 1956?” kata Von der Leyen mengkritik Viktor Orbán di parlemen Eropa di Strasbourg, Prancis.
Ia menilai Viktor Orbán gagal menindaklanjuti janji UE yang dibuat pada tahun 2022 untuk mengakhiri ketergantungan pada bahan bakar fosil Rusia.
“Alih-alih mencari sumber (energi) alternatif, khususnya, satu negara anggota hanya mencari cara alternatif untuk membeli bahan bakar fosil dari Rusia," tambahnya.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)