Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ibu Kotanya Diserang IDF, Iran Sebut Israel Nekad

Serangan dilakukan IDF dengan menerbangkan setidaknya 100 unit pesawat tempurnya, termasuk jet sluman F-35 Adir.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Ibu Kotanya Diserang IDF, Iran Sebut Israel Nekad
X
Api yang terekam di langit Teheran, Iran yang muncul setelah terdengar ledakan pada Sabtu (26/10/2024) dini hari. 

TRIBUNNEWS.COM -- Iran mencoba untuk tenang setelah terjadi serangan dari musuh bebuyutannya, Israel.

Teheran mengakui bahwa pada Jumat (25/10/2024) malam hingga Sabtu (26/10/2024) dinihari terjadi serangan besar-besaran oleh pasukan Israel atau IDF.

Serangan dilakukan IDF dengan menerbangkan setidaknya 100 unit pesawat tempurnya, termasuk jet sluman F-35 Adir.

Meski berusaha untuk tenang, Iran menuding Israel terus berusaha meningkatkan dari tindakan eskalasi Israel dan menyebabkan kerusakan terbatas.

Baca juga: IDF Klaim Serangan ke Iran Sukses, Israel Kini Punya Kebebasan Operasional di Langit Iran

"Meskipun Iran telah memperingatkan terhadap tindakan nekad Israel, agresi tersebut tetap terjadi," kata pernyataan tersebut dikutip dari kantor berita IRNA.

Pernyataan tersebut juga mendesak masyarakat untuk tetap tenang, menjaga solidaritas, dan hanya mengandalkan berita dari media pemerintah. Pernyataan tersebut menyerukan kepada negara untuk mengabaikan rumor media musuh.

Sebelumnya, IRNA melaporkan bahwa sistem pertahanan udara Iran diaktifkan ketika pasukan Israel menyerang posisi di negara tersebut. 

Rekomendasi Untuk Anda

Sistem pertahanan tersebut menetralkan upaya tersebut, berhasil mencegat dan menangkal serangan, menurut seorang pejabat hubungan masyarakat angkatan pertahanan udara.

Pejabat tersebut mencatat bahwa rincian serangan tersebut sedang diselidiki.

Pada pukul 02:15 waktu setempat, suara yang menyerupai ledakan terdengar di beberapa bagian Iran, khususnya di sebelah barat ibu kota. 

Selain itu, sistem antirudal Iran sekali lagi diaktifkan di beberapa wilayah timur dan tengah sekitar dua setengah jam kemudian sebagai tanggapan atas serangan baru.

100 Jet Tempur

Sedikitnya 100 unit jet tempur pasukan Israel (IDF) harus menempuh jarak lebih dari 2.000 kilometer untuk menyerang Iran pada Sabtu (26/10/2024) dini hari.

Operasi tersebut difokuskan secara ketat pada target militer, menghindari fasilitas nuklir dan minyak untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas. 

Menurut Israel. serangan berskala besar ini melibatkan lebih dari 100 pesawat, termasuk pesawat tempur siluman F-35 “Adir”, yang mencakup jarak sekitar 2.000 kilometer. 

Menurut laporan asing, serangan difokuskan pada Teheran dan Karaj, dengan IDF menyatakan bahwa setiap gelombang menargetkan lokasi militer secara eksklusif, sehingga mengurangi risiko konflik lebih lanjut.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas