Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Netanyahu Ubah Perang Jadi Ajang Kampanye Pemilu untuk Dukung Trump, Klaim Hamas

Benjamin Netanyahu mengubah perang negara pendudukan itu melawan Palestina dan Lebanon menjadi kampanye pemilihan umum untuk mendukung Donald Trump. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Muhammad Barir
zoom-in Netanyahu Ubah Perang Jadi Ajang Kampanye Pemilu untuk Dukung Trump, Klaim Hamas
X/kann_news
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, diteriaki warga saat ia berpidato dalam sebuah acara di Yerusalem, pada Minggu (27/10/2024). 

Netanyahu Ubah Perang Jadi Ajang Kampanye Pemilu untuk Dukung Trump, Klaim Hamas

TRIBUNNEWS.COM- Seorang pejabat senior Hamas menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengubah perang negara pendudukan itu melawan Palestina dan Lebanon menjadi kampanye pemilihan umum untuk mendukung Donald Trump

“Zionis tidak serius dengan negosiasi dan berusaha menunda-nunda di setiap putaran,” imbuh Taher Al-Nunu. 

“Netanyahu tidak ingin mencapai kesepakatan. Ia ingin Trump kembali menjadi presiden AS.”

Mengomentari pembantaian warga Palestina yang sedang berlangsung di Jalur Gaza, Al-Nunu mengemukakan bahwa rezim pendudukan menghancurkan semua komponen kehidupan dan menargetkan rumah sakit di depan mata dunia, 

"Namun dunia tidak melakukan apa pun." Ia menambahkan bahwa rezim tersebut tidak mampu mencapai tujuan yang dicanangkannya selama setahun penuh dan tidak melakukan apa pun kecuali melakukan pembantaian terhadap anak-anak dan wanita.

 

Rekomendasi Untuk Anda

 

 

Baca juga: Sinyal Kemenangan Donald Trump di Pilpres AS Kerek Saham Trump Media di Bursa, Melonjak 20 Persen

 

 

 

 

Posisi gerakan perlawanan tidak akan berubah terkait pengelolaan Jalur Gaza pascaperang, tegas pejabat Hamas. 


“Ada pertemuan dan konsultasi yang sedang berlangsung antara Hamas dan faksi-faksi lainnya untuk mengembangkan visi nasional bersama untuk masa setelah perang. Ada konsensus Palestina dan visi yang disepakati untuk mengecualikan partai non-Palestina mana pun yang memerintah rakyat Palestina.”

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas