Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

WHO Peringatkan Munculnya Kembali Penyakit Campak

Tahun kemarin, sekitar 10,3 juta orang terserang campak, (WHO) memperingatkan munculnya kembali penyakit campak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in WHO Peringatkan Munculnya Kembali Penyakit Campak
Richard Susilo
Seorang korban yang terkena campak. Tahun kemarin, sekitar 10,3 juta orang terserang campak, (WHO) memperingatkan munculnya kembali penyakit campak. 

Ini menandai penurunan sebesar 8 persen dari tahun sebelumnya.

Badan-badan tersebut menjelaskan bahwa penurunan tersebut terutama disebabkan oleh lonjakan kasus yang terjadi di negara-negara dan wilayah-wilayah di mana anak-anak yang terkena campak lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal, karena status gizi dan akses ke layanan kesehatan yang lebih baik.

"Masih banyak anak yang meninggal karena penyakit yang dapat dicegah ini," kata mereka.

Badan-badan tersebut memperingatkan bahwa target global untuk memberantas campak sebagai ancaman endemik pada tahun 2030 "terancam".

Pada akhir tahun lalu, 82 negara telah mencapai atau mempertahankan eliminasi campak.

Setelah Brasil minggu ini memverifikasi ulang telah memberantas campak, kawasan Amerika milik WHO sekali lagi dianggap bebas dari campak endemik.

Sementara itu, semua kawasan, kecuali Afrika, memiliki setidaknya satu negara yang telah memberantas penyakit tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Badan-badan tersebut menyerukan upaya yang mendesak dan terarah untuk memastikan semua anak mendapatkan dua dosis vaksin, terutama di wilayah Afrika dan Mediterania Timur serta di wilayah-wilayah yang rapuh dan terkena dampak konflik.

"Hal ini memerlukan pencapaian dan pemeliharaan program imunisasi rutin yang berkinerja tinggi serta penyediaan kampanye berkualitas tinggi dan bercakupan luas ketika program tersebut belum cukup untuk melindungi setiap anak," kata mereka.

(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas