AS: Turki Harus Serahkan Para Pemimpin Hamas yang Pergi dari Qatar
Amerika Serikat mengatakan Turki harus menyerahkan para pemimpin Hamas yang dituduh memindahkan kantor politiknya dari Qatar ke Turki.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Whiesa Daniswara
Adem ALTAN / AFP
Presiden Turki dan Ketua Partai AK Recep Tayyip Erdogan memegang tanda yang menunjukkan evolusi tanah Israel dan Palestina pada peta pada pertemuan kelompok partainya di Majelis Agung Nasional Turki di Ankara pada 11 Oktober 2023.
Sebelumnya, Israel mulai menyerang Jalur Gaza setelah gerakan perlawanan Palestina, Hamas, meluncurkan Operasi Banjir Al-Aqsa pada Sabtu (7/10/2023), untuk melawan pendudukan Israel dan kekerasan di Al-Aqsa sejak pendirian Israel di Palestina pada tahun 1948.
Israel mengklaim, ada 101 sandera yang hidup atau tewas dan masih ditahan Hamas di Jalur Gaza, setelah pertukaran 105 sandera dengan 240 sandera Palestina pada akhir November 2023.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Berita lain terkait Konflik Palestina vs Israel
Berita Populer
Baca tanpa iklan