Rezim Assad Runtuh, Analis Militer: Tidak Ada yang Menduga Tentara Suriah Begitu Rapuh
Banyak pihak terkejut dengan rapuhnya Tentara Suriah, yang telah bertempur selama bertahun-tahun dalam perang saudara yang mengerikan.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
AFP/OMAR HAJ KADOUR
Sebuah keluarga Suriah berpose untuk difoto dan mengibarkan bendera revolusi di luar benteng bersejarah Aleppo pada tanggal 5 Desember 2024, saat pasukan antipemerintah, yang dipimpin oleh kelompok Islam Hayat Tahrir al-Sham (HTS), merebut kota Hama di wilayah tengah Suriah, beberapa hari setelah merebut pusat komersial negara itu, Aleppo. - Banyak pihak terkejut dengan rapuhnya Tentara Suriah, yang telah bertempur selama bertahun-tahun dalam perang saudara yang mengerikan. (Photo by OMAR HAJ KADOUR / AFP)
Ia dituduh menggunakan senjata kimia terhadap warga sipil dan meski tidak pernah memenangkan perang.
Al-Assad berhasil mempertahankan kekuasaan dengan dukungan dari pengikutnya, termasuk partai politik minoritas Alawite.
Awal Era Baru di Suriah
Oposisi bersenjata Suriah menyatakan bahwa runtuhnya pemerintahan al-Assad menandai akhir dari era penindasan yang panjang.
Dengan demikian, meskipun keruntuhan rezim Assad menunjukkan potensi perubahan, tantangan besar masih mengadang di depan.
Apakah Suriah akan mampu bertransisi menuju pemerintahan yang lebih stabil dan demokratis?
Hanya waktu yang akan menjawab pertanyaan tersebut.
(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)
Berita Populer
Baca tanpa iklan