Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Indonesia Serukan Konsensus Politik di Suriah Pasca Tumbangnya Rezim Bashar al-Assad

Indonesia terus memantau perkembangan situasi di Suriah pasca tumbangnya rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad. Minggu (8/12/2024).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Indonesia Serukan Konsensus Politik di Suriah Pasca Tumbangnya Rezim Bashar al-Assad
Kanal Youtube geloraTV
Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta. 

 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia terus memantau perkembangan situasi di Suriah pasca tumbangnya rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad. Minggu (8/12/2024).

Rezim Bashar al-Assad setelah pasukan pemberontak menduduki ibu kota Damaskus.

Menanggapi situasi ini, Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta menyerukan perlunya konsensus politik nasional dari seluruh pihak di Suriah, untuk memulihkan ekonomi dan pembangunan pada tahap selanjutnya.

"Konsensus politik nasional, transisi demokratis yang damai, serta rekonstruksi/pemulihan ekonomi dan pembangunan sebagai prioritas Suriah di tahap selanjutnya," kata Anis dalam keterangannya, Selasa (10/12/2024).

Rekomendasi Untuk Anda

Anis menegaskan, krisis di Suriah hanya bisa diselesaikan lewat proses transisi yang komprehensif, demokratis dan damai dengan mengutamakan kepentingan dan keselamatan rakyat Suriah.

Ia juga mengingatkan pentingnya penyelesaian krisis di Suriah untuk menjaga kedaulatan, kemerdekaan dan integritas teritorial Suriah

Pemerintah Indonesia berharap rakyat Suriah bisa memulai kehidupan baru yang lebih baik setelah krisis ini berlalu. Para pihak juga diharapkan dapat menjaga keamanan dan keselamatan rakyat Suriah.

"Indonesia menghormati keutuhan wilayah Suriah dan mengharapkan rakyat Suriah dapat memulai kehidupan baru yang lebih baik," kata Anis.

Baca juga: Apakah Penggulingan Rezim Bashar al-Assad Baik bagi Palestina? Siapa Paling Diuntungkan?

Bashar al-Assad telah berkuasa di Suriah sejak 24 tahun lalu. Rezim ini memimpin Suriah sejak tahun 2000, saat ia menggantikan ayahnya Hafiz al-Assad yang wafat. 

Konflik yang terjadi di Suriah hari ini membuat Bashar al-Assad menyelamatkan diri ke Rusia setelah rezimnya digulingkan pihak oposisi.

 

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas