Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Televisi Israel: Kejadian Luar Biasa, Tentara IDF Maling 250 Kambing dari Suriah 

Tentara IDF mencuri kawanan 250 ekor kambing dari dalam wilayah Suriah dan mengangkutnya dengan truk ke beberapa peternakan di Tepi Barat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Televisi Israel: Kejadian Luar Biasa, Tentara IDF Maling 250 Kambing dari Suriah 
rntv/tangkap layar
KUASAI SURIAH - Keberadaan Pasukan Israel di Puncak Gunung Hermon, Suriah. Israel mengklaim perjanjian pasca-perang tahun 1973 yang mengharuskan mereka melepaskan penguasaan sejumlah wilayah Suriah, termasuk Gunung Hermon, bubar dengan sendirinya sejak rezim pemerintahan Bashar al-Assad tumbang. 

Televisi Israel: Kejadian Luar Biasa, Tentara IDF Maling 250 Kambing dari Suriah 

TRIBUNNEWS.COM - Saluran televisi Israel Channel 7 mengungkapkan kalau tentara Israel (IDF) mencuri 250 ekor kambing dari wilayah Suriah dan mengangkutnya ke permukiman di Tepi Barat.

Saluran berbahasa Ibrani itu menggambarkan insiden di perbatasan Suriah sebagai kejadian "luar biasa".

Baca juga: Menteri Israel Ngotot IDF Tetap Duduki Gunung Hermon di Suriah Tanpa Batas Waktu

Laporan itu menyatakan kalau tentara IDF mencuri kawanan 250 ekor kambing dari dalam wilayah Suriah dan mengangkutnya dengan truk ke beberapa peternakan di permukiman Tepi Barat.

Dia menjelaskan bahwa pencurian dari wilayah Suriah terjadi sekitar dua minggu lalu, setelah tentara meminta truk pengangkut untuk membawa kawanan ternak.

Aksi maling kambing tentara IDF ini terungkap dari laporan seorang petani di Israel.

"Seorang petani setempat (di Israel) (curiga) melihat puluhan kambing berjalan di jalan utama pada dini hari dan memberi tahu pihak berwenang terkait," kata laporan tersebut

Rekomendasi Untuk Anda

Saluran televisi tersebut tidak menyebutkan secara spesifik dari mana kawanan ternak itu dicuri di wilayah Suriah.

Pihak berwenang Suriah belum mencatat laporan apa pun terkait hal ini hingga Kamis malam.

Saluran tersebut mengklaim bahwa polisi militer mengambil tindakan disiplin terhadap mereka yang terlibat, termasuk memecat pemimpin kru dari jabatannya, mengeluarkan peringatan kepemimpinan kepada komandan kompi, dan menangguhkan aktivitas seluruh kru untuk jangka waktu yang lama.

Menurut Channel 7, polisi militer juga telah mulai menyelidiki insiden tersebut.

 

 

(oln/khbrn/*)

 

 
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas