Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PM Transisi Mohammed Al-Bashir Minta Pengungsi Suriah Balik Kampung: Negara Butuh Dukungan Kalian

 Perdana Menteri transisi Suriah, Mohammed Al-Bashir menyerukan kepada seluruh warganya yang berada di luar negeri untuk segera kembali ke tanah air.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in PM Transisi Mohammed Al-Bashir Minta Pengungsi Suriah Balik Kampung: Negara Butuh Dukungan Kalian
X/Twitter
Mohammed Al-Bashir -  Perdana Menteri transisi Suriah, Mohammed Al-Bashir menyerukan kepada seluruh warganya yang berada di luar negeri untuk segera kembali ke tanah air. 

TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri transisi Suriah, Mohammed Al-Bashir menyerukan kepada seluruh warganya yang berada di luar negeri untuk segera kembali ke tanah air.

Menurutnya, setelah penggulingan presiden lama Bashar Al-Assad, para pengungsi tidak perlu takut untuk kembali ke Suriah.

“Saya menyerukan kepada semua warga Suriah di luar negeri: Suriah sekarang adalah negara bebas yang telah mendapatkan harga diri dan martabatnya," kata Al-Bashir, dikutip dari Al-Arabiya.

Dengan kembalinya para pengungsi, diharapkan dapat membantu membangun kembali negara Suriah dengan masa depan yang lebih baik.

"Kembalilah. Kita harus membangun kembali, dilahirkan kembali, dan kita membutuhkan bantuan semua orang," jelasnya.

Ia yakin bahwa para pengungsi ini memiliki pengalaman yang luar biasa untuk membangun kembali Suriah.

“Modal manusia mereka, pengalaman mereka akan memungkinkan negara ini untuk berkembang,” tambahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Mohammed Al-Bashir ditunjuk oleh kelompok oposisi sebagai PM sementara untuk memimpin Suriah selama masa transisi.

Pernyataan tersebut diumumkan melalui akun Telegram televisi pemerintah pada hari Selasa (10/12/2024).

Mohammed al-Bashir akan mengemban tugas barunya selama tiga bulan ke depan.

"Komando umum telah menugaskan kami untuk menjalankan pemerintahan transisi hingga 1 Maret," kata sebuah pernyataan yang dikaitkan dengan al-Bashir di akun Telegram televisi pemerintah, dikutip dari The New Arab.

Al-Bashar berharap dengan terpilihnya dia sebagai PM transisi, maka akan membuat negara mereka jauh lebih stabil dan tenang dari masa pemerintahan Bashar Al-Assad.

Baca juga: Mohammed Al-Bashir Ungkap Harapan Baru bagi Warga Suriah: Stabilitas dan Ketenangan Negara

Seperti diketahui, Assad telah berkuasa dengan ayahnya di Suriah sejak tahun 1971.

Selama masa pemerintahannya, Bashar Al-Assad diduga telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan melakukan penyiksaan.

Tidak hanya itu, perang saudara Suriah yang berlangsung hampir 14 tahun menewaskan telah menewaskan 500.0000 warga.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas