Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dinamika Suriah: Turki, Rusia, dan Iran dalam Konflik

Turki mengeluarkan peringatan tegas kepada Rusia dan Iran agar tidak ikut campur dalam konflik yang melibatkan Presiden Bashar Al-Assad

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dinamika Suriah: Turki, Rusia, dan Iran dalam Konflik
rntv/tangkap layar
Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan memperingatkan Rusia dan Iran agar tak memberikan dukungan kepada Presiden Bashar Al-Assad karena dikhawatirkan bakal memicu perang panjang yang memakan banyak korban jiwa. 

Ali Bilgic, seorang profesor hubungan internasional di Universitas Loughborough Inggris, menjelaskan bahwa Rusia bisa merugi jika kelompok-kelompok Sunni yang tidak pro-Rusia mengambil alih kekuasaan di Suriah.

Ini akan mengancam kontrol Rusia atas banyak jalur pasokan minyak yang berada di Suriah.

Bagaimana dengan Posisi Iran setelah Jatuhnya Assad?

Setelah penggulingan Assad, Iran berharap untuk mempertahankan hubungan persahabatan yang langgeng dengan Suriah.

Meskipun Iran selama ini telah memberikan dukungan militer yang signifikan kepada Assad, saat ini pengaruh mereka mulai tertekan.

Koresponden BBC Timur Tengah, Hugo Bachega, menjelaskan bahwa Suriah telah menjadi kunci bagi Iran dalam hubungan mereka dengan milisi Lebanon, Hizbullah.

"Suriah adalah jalur penting untuk transfer senjata dan amunisi kepada Hizbullah," kata Bachega.

Namun, dengan melemahnya Assad, banyak analis menganggap bahwa ini adalah pukulan berat bagi Hizbullah, yang selama ini mengandalkan Suriah sebagai basis dukungan dan pasokan utama.

Rekomendasi Untuk Anda

Peringatan Turki kepada Rusia dan Iran menandai langkah signifikan dalam dinamika konflik Suriah yang kompleks.

Dengan menghindari intervensi militer lebih lanjut dari kedua negara tersebut, diharapkan situasi di Suriah bisa lebih stabil dan mengurangi jumlah korban jiwa.

Namun, perkembangan di masa depan akan sangat bergantung pada bagaimana kekuatan-kekuatan global dan regional dapat beradaptasi dengan perubahan yang sedang berlangsung di Suriah.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas