Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pasukan Ukraina Terancam Lewati Natal Dalam Pengepungan

Pasukan Ukraina berusaha melawan gempuran prajurit Rusia yang memiliki jumlah dan senjata lebih banyak.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hendra Gunawan
zoom-in Pasukan Ukraina Terancam Lewati Natal Dalam Pengepungan
Ukrinform/Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina
Ilustrasi pasukan Ukraina berjuang untuk bangsanya 

Media The Economist melaporkan bahwa para prajurit Ukraina akan menjalani masa-masa Natal yang suram di Kursk.

Rusia meningkatkan tekanan, dan mereka memiliki "keuntungan besar dalam hampir semua hal - dalam jumlah, artileri, peralatan. Mereka secara efektif mengganti serangan mekanis dengan infanteri. Ukraina telah kehilangan sekitar setengah dari wilayah yang sebelumnya dikuasainya," tulis publikasi tersebut, mengutip perwira Angkatan Bersenjata Ukraina Mayor Ivan Bakarev.

Ia mengatakan masalah dimulai ketika unit elit Ukraina digantikan oleh yang kurang berpengalaman pada akhir September. Sekarang Rusia mencoba mengepung pasukan utama Ukraina dengan menyerang dari sisi timur dan barat. 

Pasukan Angkatan Udara Rusia membombardir kota Pokrovsk dengan bom FAB dan drone
Pasukan Angkatan Udara Rusia membombardir kota Pokrovsk dengan bom FAB dan drone (armyinform.com.ua)

"Semua unit di wilayah Kursk telah bertahan," kata Bakarev.

Namun, Zelensky "bertekad untuk mempertahankan wilayah tersebut sebagai alat tawar-menawar," jadi "Ukraina tetap bertahan, meskipun kondisi di permukaan (dan di bawah tanah) menjadi semakin sulit."

"Hujan, lumpur, salju, dingin, lumpur, serangga, cacing, tikus, dan bom luncur," kata Ruslan Mokritsky, seorang sersan di Brigade Serangan Lintas Udara ke-95. Rusia dapat menjatuhkan hingga 40 bom luncur pada satu posisi dalam beberapa jam. 

"Di Kursk, kematian selalu dekat; ia praktis memegang tangan Anda."

Rekomendasi Untuk Anda

Publikasi tersebut juga menerbitkan peta keberadaan Ukraina di wilayah Kursk. Peta tersebut menunjukkan wilayah mana yang berhasil direbut kembali Rusia (warna merah dan merah muda).

Publikasi Rusia mengklaim bahwa tentara Rusia sekarang secara bertahap maju ke beberapa arah sekaligus di wilayah Kursk.

Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Ukraina, Oleksandr Syrsky, juga mengumumkan hari ini bahwa pasukan Rusia telah meningkatkan tindakan ofensif mereka. (Strana/The Economist/Teribunnews.com)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas