Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Putin Prediksi Israel Akan Memperkuat Diri di Suriah: Mereka Untung Besar

Vladimir Putin mengecam pendudukan Israel di Suriah, tapi memprediksi IDF akan memperkuat diri di negara itu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Putin Prediksi Israel Akan Memperkuat Diri di Suriah: Mereka Untung Besar
Foto oleh Jamal Awad/Flash90
Tentara Israel beroperasi di pagar perbatasan sisi Suriah, 15 Desember 2024 - Vladimir Putin mengecam pendudukan Israel di Suriah, tapi memprediksi IDF akan memperkuat diri di negara itu. 

TRIBUNNEWS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin bicara soal keberadaan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di Suriah.

Menurutnya, Israel diperkirakan telah mengirimkan ribuan pasukan untuk menduduki sejumlah wilayah di Suriah.

Putin bahkan memprediksi Israel bakal memperkuat diri di Suriah, pasca-runtuhnya rezim Bashar al-Assad.

"Saat ini, Israel sudah mengirimkan pasukan tambahan ke sana (Suriah). Saya kita sudah ada beberapa ribu pasukan di sana."

"Saya mendapat kesan, mereka (Israel) tidak akan pergi, mereka akan memperkuat pasukan di sana," ungkap Putin, Kamis (19/12/2024), dalam konferensi pers tahunan di Moskow, dikutip dari Times of Israel.

Meski memprediksi Israel akan memperkuat diri di Suriah, Putin mengecam aksi pendudukan yang dilakukan rezim Zionis itu.

Baca juga: Bendera Israel di Zona Penyangga Suriah Dicabut, PBB: Adanya IDF di Wilayah UNDOF Berdampak Serius

Terlebih, saat ini Israel telah mencapai benteng yang dibangun untuk Suriah oleh bekas Uni Soviet.

Rekomendasi Untuk Anda

"Rusia mengutuk perebutan wilayah Suriah manapun. Ini jelas," tegas dia.

Kendati demikian, Putin menyebut Israel mendapatkan keuntungan besar dari runtuhnya rezim Assad.

Diketahui, setelah rezim Assad tumbang, Israel mengerahkan pasukan ke zona penyangga di sisi Suriah dari garis pemisah perbatasan kedua negara.

Tak hanya itu, Israel juga telah melakukan ratusan serangan udara untuk menghancurkan persenjataan dan peralatan tentara Suriah.

Militer Israel mengklaim serangan itu dilakukan untuk mencegah persenjataan canggih tentara Suriah, jatuh ke tangan musuh.

Netanyahu Ngotot Bakal Tempatkan IDF di Suriah

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memastikan pasukannya akan tetap berada di zona penyangga perbatasan Suriah yang direbut setelah runtuhnya rezim Bashar al-Assad, tepatnya di puncak Gunung Hermon.

AP melaporkan, Netanyahu berkunjung ke puncak Gunung Hermon pada Selasa (17/12/2024).

Hal ini menjadikannya seorang pemimpin Israel yang masih menjabat, yang telah menginjakkan kaki sejauh itu ke Suriah.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas