Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Inggris Tolak Kedatangan Istri Bashar al-Assad, Terancam Tak Bisa Balik Kampung

istri dari mantan Presiden Suriah, Bashar al-Assad, tak bisa balik kampung halamannya di London Barat setelah parlemen Inggris melarangnya kembali

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Inggris Tolak Kedatangan Istri Bashar al-Assad, Terancam Tak Bisa Balik Kampung
khaberni/HO
Asma al-Assad, istri dari mantan Presiden Suriah, Bashar al-Assad, terancam tak bisa balik kampung halamannya di London Barat lantaran di sanksi oleh Pemerintah Inggris yang membuat ia dan keluarganya  tidak diterima lagi di Inggris. 

Kehidupan yang serba terbatas ini lantas membuat Asma ingin kembali ke tanah kelahirannya yang ada di London.

Asma, yang terbiasa hidup mewah di Suriah, kabarnya tidak puas dengan standar kehidupannya di Moskow.

Selain itu Asma yang juga menderita kanker leukimia beralasan bahwa ia ingin dirawat di Inggris, bukan di Rusia.

"Hidup di Moskow, Rusia dalam sangkar emas tidak lagi memuaskan bagi Asma Assad," kata analis politik pro-oposisi Stanislav Belkovsky, dikutip dari Daily Mail.

"Ia ingin pindah ke London, Inggris dan kembali bekerja di perbankan investasi dan pada saat yang sama, jika memungkinkan, membebaskan sebagian modal keluarganya dari sanksi." tambahnya.

Tidak jelas apakah dia akan diizinkan masuk ke Inggris, meskipun dia adalah warga negara Inggris.

Namun Menteri Luar Negeri David Lammy mengatakan dia "tidak diterima di Inggris" karena sanksi yang dijatuhkan kepadanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu pihak berwenang Rusia membantah kabar istri Presiden Suriah Bashar Al Assad yang dikabarkan  tidak betah hidup di negara tersebut.

Dalam keterangan resminya Kremlin juga membantah laporan bahwa Asma al-Assad, istri mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad, mengajukan gugatan cerai di Rusia.

"Tidak, itu tidak sesuai dengan kenyataan," kata juru bicara Istana Kremlin, Dmitry Peskov, kepada wartawan di Moskow.

(Tribunnews.com / Namira Yunia)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas