Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

 BREAKING NEWS: Jepang Diguncang Gempa M 6,9, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Gempa bumi kuat dengan kekuatan awal M 6,9 telah mengguncang Jepang barat daya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in  BREAKING NEWS: Jepang Diguncang Gempa M 6,9, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
Japan Times
Gempa magnitudo 7.4 di Jepang menyebabkan terjadinya rekahan pada sejumlah jalan di Jepang, Senin, 1 Januari 2024. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JEPANG - Gempa bumi kuat dengan kekuatan awal M 6,9 telah mengguncang Jepang barat daya.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) pada Senin (13/1/2025) malam memperingatkan masyarakat agar menjauh dari wilayah pesisir karena adanya ancaman tsunami.

Peringatan tsunami dikeluarkan untuk Prefektur Miyazaki, tempat terjadinya gempa.

Juga di pulau barat daya Kyushu, serta Prefektur Kochi di dekatnya, di pulau Shikoku, tak lama setelah gempa terjadi pada pukul 09:19 malam waktu setempat.

Belum ada laporan kerusakan langsung yang dilaporkan warga.

 Warga di beberapa daerah pesisir diminta untuk mengungsi sebagai tindakan pencegahan.

Rekomendasi Untuk Anda

Seorang pria mengalami luka ringan di Kyushu setelah jatuh dari tangga, NHK melaporkan.

Kereta berhenti beroperasi di Stasiun Miyazaki, membuat penumpang terlantar.

Dikutip dari Associated Press, lembaga penyiaran publik NHK TV mengatakan tsunami yang diperkirakan setinggi 1 meter (3,2 kaki), mencapai daratan dalam waktu 30 menit setelah gempa.

"Perairan yang terdeteksi di Pelabuhan Miyazaki berukuran 20 sentimeter (0,7 kaki)," kata laporan tersebut.

Gempa tersebut, yang berpusat pada kedalaman 30 kilometer (18,6 mil), mengguncang wilayah yang luas di Kyushu, pulau utama barat daya, kata Badan Meteorologi Jepang.

Jepang sering dilanda gempa bumi karena lokasinya di sepanjang “Cincin Api” yaitu busur gunung berapi dan garis patahan di Cekungan Pasifik.

Rekaman NHK TV memperlihatkan lalu lintas yang lancar dan jalanan yang terang benderang, yang berarti tenaga listrik masih berfungsi.

 Tidak ada masalah yang terdeteksi di berbagai pos pemantauan pembangkit nuklir di area tersebut.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas