Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gencatan Senjata Dimulai, Hamas Janji Bakal Lanjutkan Pembebasan Sandera Israel Sabtu Depan 

Hamas mengungkap bahwa pihaknya berkomitmen melanjutkan pembebasan sandera tahap berikutnya pada Sabtu pekan depan. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Gencatan Senjata Dimulai, Hamas Janji Bakal Lanjutkan Pembebasan Sandera Israel Sabtu Depan 
via PressTV
Pejuang dari Brigade Ezzedine al-Qassam, sayap militer Hamas berkomitmen melanjutkan pembebasan sandera tahap berikutnya pada Sabtu pekan depan. Rencana ini diungkap setelah Hamas membebaskan tiga sandera wanita asal Israel sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata tahap pertama pada Minggu (19/1/2024). 

TRIBUNNEWS.COM -  Pejabat senior Hamas mengungkap bahwa pihaknya berkomitmen melanjutkan pembebasan sandera tahap berikutnya pada Sabtu pekan depan. 

Rencana ini diungkap setelah Hamas membebaskan tiga sandera wanita asal Israel sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata tahap pertama pada Minggu (19/1/2024).

Ini menjadi langkah awal dalam proses panjang dan rapuh yang bertujuan untuk mengakhiri perang selama 15 bulan di Gaza.

"Pembebasan tahanan (sandera) Israel gelombang kedua akan dilakukan pada Sabtu malam depan, hari ketujuh sejak dimulainya perjanjian gencatan senjata," kata pejabat yang tidak ingin disebutkan namanya dilansir Barrons.

Sebelum kesepakatan sah dilakukan, rencana gencatan senjata sebelumnya sempat tertunda lantaran Hamas tak kunjung memberikan daftar nama sandera Israel yang akan dibebaskan dalam kesepakatan ini.

Akibat penundaan itu, PM Israel Benjamin Netanyahu menginstruksikan IDF atau militer Israel untuk tetap menyerang kelompok Hamas.

"Kami tidak akan dapat melanjutkan kerangka kerja tersebut hingga kami menerima daftar sandera yang akan dibebaskan, sebagaimana telah disepakati," kata Netanyahu mengutip Al Arabiya.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski sempat tertunda, namun pertukaran sandera dalam kesepakatan gencatan senjata tahap pertama akhirnya dimulai pukul 11.15 waktu setempat (0915GMT).

Hamas sendiri telah menyatakan komitmen untuk menyediakannya. Namun, Hamas beralasan ada kendala teknis sehingga daftar itu sulit diselesaikan tepat waktu.

Hamas menyatakan anggotanya berkomunikasi secara fisik melalui utusan. Hal itu disebut membutuhkan waktu untuk menyetujui nama-nama dan lokasi para sandera ketika pesawat militer Israel masih berada di atas mereka.

90 Tahanan Palestina Kembali ke Rumah

Usai ketiga tawanan Israel dikembalikan Hamas, Tentara Israel mengonfirmasi bahwa Romi Gonen, Emily Damari, dan Doron Steinbrecher tengah menjalani pemeriksaan intensif.

"Ketiga sandera yang dibebaskan didampingi oleh pasukan khusus IDF dan pasukan ISA saat mereka kembali ke wilayah Israel, di mana mereka akan menjalani pemeriksaan medis awal," kata militer Israel dalam sebuah pernyataan, dilansir AFP

Baca juga: Mediator Qatar Konfirmasi Gencatan Senjata Israel-Hamas di Gaza Telah Dimulai

Sebagai bentuk imbalan, Israel melepaskan 90 tahanan Palestina.

Saluran 12 Israel mengatakan 78 tahanan akan dibebaskan ke Tepi Barat sementara 12 lainnya ke Yerusalem Timur.

"Mereka baru akan dibebaskan setelah kedatangan tawanan Israel ke Israel," kata petugas penjara Israel.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas