Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

6 Poin Penting dari Pidato Pelantikan Presiden AS Donald Trump

Donald Trump menyampaikan sejumlah hal dalam pelantikannya sebagai presiden, berikut 6 poin pentingnya.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 6 Poin Penting dari Pidato Pelantikan Presiden AS Donald Trump
Instagram @realdonaldtrump
Donald Trump 

"Mulai saat ini, kemunduran Amerika berakhir," katanya.

3. Trump mengenang percobaan pembunuhan terhadapnya

Trump berbicara singkat tentang percobaan pembunuhan yang menimpanya selama rapat umum kampanye di Butler, Pennsylvania, pada tanggal 13 Juli.

Ia menyatakan bahwa dirinya percaya hidupnya diselamatkan karena suatu alasan.

"Saya diselamatkan oleh Tuhan untuk membuat Amerika hebat lagi," katanya.

Trump menggambarkan percobaan pembunuhan itu sebagai bagian dari serangkaian upaya untuk menghentikannya kembali ke Gedung Putih.

"Perjalanan untuk merebut kembali republik kita tidaklah mudah," katanya.

"Mereka yang ingin menghentikan tujuan kita telah berusaha merampas kebebasan kita, bahkan nyawa saya."

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian dalam pidatonya, Trump mengatakan bahwa ia telah melawan keraguan orang-orang terhadap kemampuannya kembali ke Gedung Putih.

"Banyak orang mengira mustahil bagi saya untuk melakukan comeback politik yang bersejarah seperti ini, tapi seperti yang Anda lihat hari ini, inilah saya," katanya.

"Rakyat Amerika telah bersuara."

Baca juga: DPR Tunggu Pernyataan Resmi Donald Trump Soal Usulan Evakuasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia

4. Tindakan eksekutif terkait imigrasi, energi, dan perdagangan

Trump memanfaatkan pidato pelantikannya untuk mengumumkan serangkaian tindakan eksekutif yang akan ia ambil setelah dilantik.

Terkait imigrasi, ia mengatakan akan mengumumkan keadaan darurat nasional di perbatasan selatan, yang mendapat tepuk tangan meriah dari mereka yang hadir di Rotunda.

Ia juga menyatakan akan memberlakukan kembali kebijakan "Tetap di Meksiko" yang diterapkannya selama masa jabatan pertamanya dan mengakhiri praktik tangkap-dan-lepas, yaitu menahan migran lalu melepaskannya dengan janji menghadiri sidang di masa mendatang.

Trump mengatakan ia juga akan mengirim pasukan ke perbatasan AS-Meksiko untuk "mengusir" apa yang ia klaim sebagai "invasi," serta menetapkan kartel narkoba sebagai organisasi teroris asing.

Ia berjanji akan mengarahkan anggota Kabinetnya untuk menekan inflasi dan menurunkan biaya.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas