Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kais Reruntuhan di Gaza, Warga Palestina Temukan Puluhan Mayat Terkubur

Sejak gencatan senjata antara Israel dan Hamas dimulai, warga Gaza menemukan puluhan mayat yang terperangkap di bawah puing-puing bangunan yang hancur

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kais Reruntuhan di Gaza, Warga Palestina Temukan Puluhan Mayat Terkubur
YouTube/Al Jazeera
Pada Senin (20/1/2025), petugas pertahanan sipil di Jalur Gaza terus berupaya mengevakuasi jasad puluhan martir yang telah membusuk, baik yang berada di bawah reruntuhan maupun yang tertinggal di jalan, dan tidak dapat dijangkau karena pemboman Israel. Mereka melakukan evakuasi setelah Israel-Hamas memulai gencatan senjata tahap 1 pada Minggu (19/1/2025). 

Militer Israel menyatakan tembakan peringatan dilakukan kepada orang-orang yang mendekati tentara di lapangan.

Jumlah Korban

Lebih dari 15 bulan perang telah menyebabkan kehancuran besar di Gaza.
Serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 47.000 orang, mayoritas adalah wanita dan anak-anak, dengan lebih dari 111.000 lainnya terluka.

Relokasi Warga Gaza ke Indonesia

Kabarnya, Indonesia sedang dipertimbangkan menjadi salah satu tujuan relokasi penduduk Gaza.

Gagasan ini merupakan bagian dari rencana baru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang terungkap di tengah pembicaraan mengenai upaya membangun kembali wilayah kantong Palestina itu usai perang.

Trump dan timnya juga bekerja keras untuk mencari solusi jangka panjang buat Gaza.

Utusan Presiden Terpilih Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, saat ini sedang merencanakan kunjungan ke Jalur Gaza.

Dikutip dari NBC, seorang pejabat transisi yang terlibat langsung dalam proses gencatan senjata mengatakan, Witkoff berencana untuk terus hadir di wilayah tersebut selama beberapa minggu dan bulan mendatang guna mengatasi potensi permasalahan yang dapat merusak perjanjian dan menghentikan pembebasan sandera yang ditahan oleh Hamas.

Rekomendasi Untuk Anda

Mengunjungi Gaza memungkinkan Witkoff melihat langsung situasi di lapangan, daripada hanya mendengarkan laporan dari pihak Israel atau Palestina.

"Jika mereka tidak membantu memperbaiki kehidupan warga Gaza, maka bisa saja terjadi pemberontakan," kata pejabat itu.

Saat ini, pertanyaan utama adalah bagaimana membangun kembali Gaza dan ke mana 2 juta warga Palestina yang terdampak perang bisa dipindahkan sementara.

"Indonesia sedang dibahas sebagai salah satu kemungkinan tempat relokasi," kata pejabat tersebut.

Gagasan relokasi warga Gaza ke Indonesia ini sangat kontroversial, baik di kalangan warga Palestina maupun negara-negara Arab lainnya.

Banyak yang beranggapan, relokasi warga Gaza ke Indonesia - atau ke tempat lain - bisa menjadi langkah awal bagi Israel untuk memaksa mereka meninggalkan tanah mereka.

Witkoff yang dikenal juga sebagai seorang pengembang real estat yang telah lama mengenal Trump, bekerja untuk mencapai stabilitas jangka panjang bagi Israel dan sekitar 2 juta warga Palestina yang telantar, melalui tiga fase kesepakatan yang dicapai minggu lalu.

Fase pertama gencatan senjata, yang dimulai pada Minggu (19/1/2025), diperkirakan berlangsung sekitar enam minggu dan melibatkan pembebasan sandera oleh Hamas dan tahanan Palestina oleh Israel.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas