Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Vladimir Putin Beri Ucapan Selamat kepada Donald Trump, Isyarat Siap Berunding?

Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan selamat kepada Donald Trump, sebelum Presiden ke-47 Amerika Serikat (AS) itu dilantik pada Senin (20/1/2025)

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Vladimir Putin Beri Ucapan Selamat kepada Donald Trump, Isyarat Siap Berunding?
HandOut/IST
Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Terpilih AS, Donald Trump saat bertemu 2018 silam. Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan selamat kepada Donald Trump, sebelum Presiden ke-47 Amerika Serikat (AS) itu dilantik pada Senin (20/1/2025) 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin mengucapkan selamat kepada Donald Trump yang baru saja terpilih kembali sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) pada Senin (20/1/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Putin menyatakan kesiapan Rusia untuk berdialog dengan pemerintahan baru AS, terutama terkait perang yang sedang berlangsung di Ukraina.

Putin menekankan pentingnya membahas akar penyebab dari krisis Ukraina dalam pertemuan yang mungkin terjadi antara kedua pemimpin tersebut.

“Kami terbuka untuk berdialog mengenai konflik Ukraina dengan pemerintahan baru AS."

"Yang terpenting adalah menghilangkan akar penyebab dari krisis ini,” kata Putin dalam pernyataan resminya, dikutip dari Kyiv Independent.

Pernyataan Putin ini muncul di tengah kabar bahwa Presiden Donald Trump berencana untuk bertemu dengan Putin segera setelah pelantikannya.

Trump sebelumnya telah berjanji untuk menyelesaikan perang Ukraina dalam waktu singkat. Bahkan dia mengklaim dapat menghentikan konflik tersebut dalam waktu 24 jam.

Rekomendasi Untuk Anda

Meskipun demikian, Trump mengakui, prosesnya mungkin memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya.

Kesiapan Trump untuk bertemu dengan Putin segera setelah pelantikannya juga disambut positif oleh Kremlin.

Moskow menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada persiapan formal untuk pertemuan tersebut.

Tim Trump dilaporkan sedang berusaha mengatur panggilan telepon dengan Putin dalam waktu dekat.

Hal ini menunjukkan adanya potensi peningkatan komunikasi antara Rusia dan AS di bawah pemerintahan Trump.

Meskipun ada sinyal positif mengenai dialog antara kedua pemimpin, jalan menuju perdamaian antara Rusia dan Ukraina tampaknya masih panjang.

Putin sebelumnya telah mengungkapkan bahwa Rusia hanya akan memulai perundingan damai jika Ukraina setuju untuk menarik diri dari empat wilayah yang telah dianeksasi Rusia, yaitu Luhansk, Donetsk, Zaporizhzhia, dan Kherson.

Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menekankan bahwa Ukraina tidak akan menerima gencatan senjata tanpa penarikan penuh pasukan Rusia dari wilayah-wilayah tersebut, Euronews melaporkan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas