Volltexte
Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Deutsche Welle

Rusia dan Cina Bahas Nasib Hubungan Mereka di Era Trump

Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Presiden Cina Xi Jinping mengobrol di telepon selama 1,5 jam membahas hubungan mereka di era Trump…

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rusia dan Cina Bahas Nasib Hubungan Mereka di Era Trump
Deutsche Welle
Rusia dan Cina Bahas Nasib Hubungan Mereka di Era Trump 

Ushakov mengelak mengomentari pernyataan Trump, dengan mengatakan Kremlin sedang menunggu "proposal konkret yang dapat menjadi dasar untuk kontak."

"Kami terbuka dan siap untuk dialog serius dengan pemerintahan baru AS mengenai konflik Ukraina, dan jika sinyal yang relevan datang dari Washington, kami akan menerimanya dan siap untuk melakukan pembicaraan," katanya. Namun ia menambahkan bahwa Kremlin belum menerima sinyal tersebut.

Moskow siap "berdialog tentang Ukraina" dengan Trump

Berbicara kepada Dewan Keamanan Rusia pada hari Senin, Putin memuji keterbukaan Trump untuk berdialog. "Kami mendengar pernyataan dari Trump dan anggota timnya tentang keinginan mereka untuk memulihkan kontak langsung dengan Rusia," kata Putin.

"Kami juga mendengar pernyataannya tentang perlunya melakukan segala hal untuk mencegah Perang Dunia III. Kami tentu menyambut baik pendekatan tersebut dan mengucapkan selamat kepada presiden terpilih AS atas pelantikannya."

Putin juga menekankan bahwa dialog harus didasarkan pada "dasar yang setara dan saling menghormati, dengan mempertimbangkan peran penting negara kita dalam beberapa isu utama dalam agenda global, termasuk penguatan stabilitas dan keamanan global."

Moskow terbuka untuk berdialog dengan pemerintahan Trump terkait Ukraina, kata Putin. Ia juga menekankan perlunya menghormati kepentingan Rusia dan menambahkan bahwa "hal terpenting adalah menyingkirkan akar penyebab krisis."

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov pada hari Rabu (22/01) mengatakan Moskow melihat celah untuk menjalin kesepakatan dengan pemerintahan baru AS di bawah Presiden Donald Trump, kantor berita Interfax melaporkan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saat ini, kami tidak dapat mengatakan apa pun tentang tingkat kapasitas pemerintahan yang akan datang untuk bernegosiasi, tetapi tetap saja, dibandingkan dengan keputusasaan dalam setiap aspek dari kepala Gedung Putih sebelumnya (Joe Biden), ada peluang, meskipun kecil," kata Ryabkov, menurut Interfax.

ae/yf (AP, Reuters)

Sumber: Deutsche Welle
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas